1TULAH.COM – Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan tanggapannya terkait pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap negara-negara BRICS.
Ia menyatakan bahwa pemerintah Indonesia masih memantau dinamika tersebut karena negosiasi dagang dengan AS masih berlangsung dan belum mencapai keputusan final.
Dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Sri Mulyani menyampaikan bahwa ketidakpastian global, termasuk potensi kebijakan tarif dari AS, menjadi faktor penting dalam penyusunan asumsi dasar ekonomi makro dan kebijakan fiskal untuk RAPBN 2026.
Ia menekankan bahwa pemerintah akan tetap berhati-hati dalam menyusun anggaran, memperhatikan perkembangan baik di dalam negeri maupun di ranah internasional.
Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa pernyataan Trump muncul saat Presiden Prabowo menghadiri pertemuan tingkat tinggi BRICS di Brasil.
Trump menyebut bahwa negara-negara BRICS tidak mendukung Amerika Serikat dan karenanya akan dikenai tarif tambahan tanpa pengecualian.
Selain itu, Trump mengkritik upaya BRICS mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan bahkan mengancam tarif lebih tinggi jika dedolarisasi tetap dijalankan.
Sumber : Menkeu Beri Penjelasan Terkait Ancaman Tarif 10% Trump untuk BRICS
Leave a comment