1TULAH.COM – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV melaksanakan penimbangan ulang terhadap barang bukti narkoba yang sebelumnya disita dari kapal ikan asing berbendera Thailand di perairan Selat Durian, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Penimbangan ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah barang bukti dari semula 1,9 ton menjadi lebih dari 2 ton.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana TNI I Made Wira Hady Arsanta, mengonfirmasi informasi tersebut dan menyampaikan bahwa pernyataan resmi telah diterbitkan oleh Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).
Proses penimbangan ulang dilakukan pada Sabtu, 17 Mei, di Gedung Serbaguna Mako Lantamal IV Batam, dan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat, termasuk Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom, serta Kepala BNN Kepri Brigjen Pol. Hanny Hidayat.
Laksamana Berkat menjelaskan bahwa penimbangan ulang ini merupakan bagian dari prosedur pelimpahan perkara, guna memastikan akurasi berat barang bukti narkotika sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini BNN RI.
Kegiatan tersebut melibatkan kerja sama antara TNI AL, BNN RI, Kepolisian, dan PT Pegadaian sebagai bentuk kolaborasi antarinstansi dalam mendukung transparansi penegakan hukum dan pemberantasan narkoba di wilayah perairan Indonesia.
Hasil penimbangan ulang mencatat jumlah total barang bukti mencapai 2.061.293 gram atau lebih dari 2 ton, terdiri dari narkotika jenis sabu dan kokain.
Sebelumnya, hasil awal penangkapan hanya menyebutkan berat sekitar 1,9 ton, yakni 1,2 ton kokain dan 705 kilogram sabu.
Laksamana Berkat menyebut keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah sebesar ini sebagai prestasi besar bagi Indonesia, karena selain menyita barang bukti dengan nilai ekonomi sekitar Rp7,5 triliun, aksi ini juga dinilai berpotensi menyelamatkan hingga 17 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Sumber : TNI AL: Total Barang Bukti Narkoba di Kepri Tembus 2 Ton
Leave a comment