1TULAH.COM-Di tengah ancaman disrupsi ekonomi global, termasuk kebijakan tarif baru Amerika Serikat, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan 3 gebrakan strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.
Langkah ini menunjukkan ketajaman visi dan komitmen Presiden Prabowo dalam melindungi kepentingan nasional.
- Memperluas Mitra Dagang Internasional
Gebrakan pertama adalah memperluas mitra dagang internasional. Langkah ini diwujudkan melalui keanggotaan Indonesia di BRICS dan berbagai perjanjian dagang multilateral seperti RCEP dan aksesi ke OECD. Selain itu, Indonesia juga memiliki perjanjian dagang bilateral dengan berbagai negara mitra.
- Keanggotaan BRICS: Memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional dan membuka akses ke pasar yang lebih luas.
- Perjanjian Dagang Multilateral: RCEP dan OECD mencakup sebagian besar perdagangan global, memberikan keuntungan signifikan bagi Indonesia.
- Perjanjian Dagang Bilateral: Dengan negara-negara seperti Korea, Jepang, Australia, dan lainnya, memperkuat daya saing Indonesia di pasar internasional.
- Mempercepat Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA)
Gebrakan kedua adalah mempercepat hilirisasi SDA untuk meningkatkan nilai tambah produk ekspor. Kebijakan ini terbukti sukses di sektor nikel, dengan peningkatan nilai ekspor yang signifikan. Selain itu, peluncuran BPI Danantara juga menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi di sektor-sektor utama lainnya.
- Peningkatan Nilai Ekspor Nikel: Contoh sukses hilirisasi yang meningkatkan pendapatan negara.
- BPI Danantara: Mempercepat hilirisasi SDA strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
- Memperkuat Resiliensi Ekonomi Dalam Negeri
Gebrakan ketiga adalah memperkuat resiliensi ekonomi dalam negeri melalui program-program yang langsung menyentuh kesejahteraan rakyat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah contoh nyata dari upaya ini.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
- Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): Memperkuat ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja baru.
Dampak Kebijakan Tarif AS
Kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump menempatkan Indonesia pada urutan kedelapan dengan kenaikan tarif sebesar 32 persen. Gebrakan yang disiapkan oleh Presiden Prabowo ini menjadi langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak negatif dari kebijakan tersebut.
Dengan 3 gebrakan strategis ini, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Sumber:Suara.com)
Sumber : 3 Gebrakan Prabowo Jaga Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global
Leave a comment