1tulah.com,MUARA TEWEH-Kabar menghebohkan datang dari Muara Teweh, Kalimantan Tengah, di mana menjelang pemilihan ulang Bupati dan Wakil Bupati, dugaan praktik money politics atau politik uang mencuat ke permukaan.
Tim gabungan yang terdiri dari Kodim dan Polres Barito Utara, bersama dengan warga masyarakat setempat, berhasil mengamankan seorang Koordinator Lapangan (Korlap) tim sukses (timses) dari salah satu pasangan calon (paslon) AGI.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari aparat terkait maupun tim sukses salah satu Paslon yang diduga diamankan oleh aparat dan warga tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang beredar luas di media sosial dan grup percakapan warga, Korlap timses tersebut diduga kuat melakukan pembagian uang kepada warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Aksi ini diduga dilakukan untuk memengaruhi pilihan warga dalam pemilihan ulang yang akan datang.
Reaksi Masyarakat dan Aparat Penegak Hukum
Kejadian ini langsung memicu reaksi keras dari masyarakat Muara Teweh. Warga berharap agar Kapolres Barito Utara dapat mengambil tindakan tegas dan adil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap Kapolres Barut dapat bertindak tegas dan adil. Ini adalah bentuk pelanggaran yang sangat merusak demokrasi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas Korlap timses yang diamankan maupun jumlah uang yang diduga dibagikan. Namun, Kapolres Barito Utara diharapkan segera memberikan pernyataan resmi dan mengusut tuntas kasus ini.
Dugaan money politics ini tentu menjadi noda dalam proses demokrasi di Muara Teweh. Kejadian ini dikhawatirkan dapat memengaruhi integritas pemilihan ulang dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
Masyarakat Muara Teweh diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diharapkan untuk aktif melaporkan segala bentuk pelanggaran pemilu kepada pihak berwenang. (Adi)
Leave a comment