1TULAH.COM-Indonesia akan segera memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Agama Konghucu Indonesia Negeri (STIAKIN) pertama yang langsung berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Pembangunan STIAKIN ini ditargetkan rampung pada Juli 2025, menandai tonggak sejarah penting dalam pendidikan keagamaan di Indonesia.
Progres Pembangunan dan Lokasi Strategis
Plt Inspektur Jenderal Kemenag, Faisal Ali Hasyim, mengungkapkan bahwa progres pembangunan STIAKIN saat ini telah mencapai sekitar 40%. Sekolah tinggi ini dibangun di atas lahan seluas 29 ribu meter persegi di Kawasan Tanjung Bunga, Pangkalpinang, Bangka Belitung, dengan skema proyek Multiyears.
Pemilihan Bangka Belitung sebagai lokasi STIAKIN bukan tanpa alasan. Provinsi ini memiliki demografi umat Konghucu terbesar di Indonesia, menjadikannya lokasi yang strategis untuk pusat pendidikan keagamaan Konghucu.
Melengkapi Pendidikan Keagamaan di Indonesia
Kehadiran STIAKIN akan melengkapi keberadaan sekolah tinggi keagamaan lainnya di Indonesia, seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan Katolik. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua umat beragama.
“Semoga keberadaan sekolah ini bisa membantu umat Konghucu dan bagian upaya menguatkan toleransi di Indonesia,” ujar Faisal Ali Hasyim.
Program Studi yang Ditawarkan
STIAKIN direncanakan akan membuka tiga program studi yang relevan dengan kebutuhan umat Konghucu:
- Pendidikan Komunikasi Publik
- Pendidikan Agama untuk Penyuluh Agama Khonghucu
- Pendidikan Agama untuk Guru Agama Konghucu
Dampak Positif bagi Umat Konghucu dan Toleransi
Kehadiran STIAKIN diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi umat Konghucu di Indonesia, antara lain:
- Meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Konghucu.
- Mencetak tenaga pendidik dan penyuluh agama Konghucu yang berkualitas.
- Memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. (Sumber:Suara.com)
Sumber : STIAKIN: Sekolah Tinggi Agama Konghucu Negeri Pertama di Indonesia Segera Hadir!
Leave a comment