Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha Hermawan Disorot, KPK Diminta Telusuri Harta Kekayaan

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM-Nama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Rosyanto Yudha Hermawan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini dipicu oleh aktivitas putranya, Ghazyendha Aditya Pratama, yang memamerkan kemewahan atau flexing di media sosial, di tengah imbauan efisiensi anggaran oleh pemerintah.

Publik pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri harta kekayaan Rosyanto. Pasalnya, informasi mengenai harta kekayaan Kapolda Kalsel tersebut tidak ditemukan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Padahal, sebagai pejabat negara, Rosyanto seharusnya melaporkan harta kekayaannya kepada KPK melalui LHKPN.

Desakan MAKI: Mirip Kasus Rafael Alun

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai fenomena ini serupa dengan kasus mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo. Ia mendesak KPK untuk segera bertindak dan menelusuri harta kekayaan Rosyanto.

“Kalau soal dia syukuran ulang tahun mewah dan anaknya flexing ya itu kan mengingatkan kita pada kasusnya Rafael Alun misalnya anaknya gaya mewah, orang tuanya kena akibatnya,” kata Boyamin kepada Suara.com, Sabtu (1/3/2025).

Boyamin mendesak KPK mengambil langkah dengan menelusuri harta kekayaan Rosyanto untuk memastikan tidak ada dugaan gratifikasi seperti pada kasus Rafael Alun.

“Saya kira boleh saja KPK juga memulai dari pelacakan harta kekayaan. Jadi, bukan hanya pada yang lapor LHKPN terus kemudian didalami, yang tidak lapor justru harus didalami padahal dia punya kewajiban kan,” ujar Boyamin.

Gaya Hidup Mewah Putra Kapolda Kalsel

Sebelumnya, nama Irjen Rosyanto Yudha Hermawan viral di media sosial setelah putranya, Ghazyendha Aditya Pratama, kedapatan memamerkan kekayaan. Ghazyendha membuat iklan berbayar ucapan selamat ulang tahun untuk sang ayah, di tengah imbauan efisiensi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, Ghazyendha juga memamerkan foto sedang menaiki jet pribadi dan melakukan transaksi hingga Rp1,2 miliar dalam satu bulan pada Desember 2024. (Sumber:Suara.com)

 

Sumber : Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha Hermawan Disorot, KPK Diminta Telusuri Harta Kekayaan

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started