1TULAH.COM, Pelaihari – Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopdag) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Totom Wahyudi, memanggil 12 agen elpiji 3 Kg untuk menggelar rapat bersama, terkait kesulitan dan mahalnya, masyarakat memperoleh gas subsidi di pangkalan pada Kamis, 27 Februari 2025.
Dalam rapat tersebut, pihak Diskopdag Tala meninjau terkait permasalahan yang diterima dari masyarakat beberapa minggu terakhir tentang kelangkaan elpiji 3 Kg dan mahalnya harga gas bersubsidi yang mencapai angka Rp 40.000 per tabung di beberapa wilayah setempat.
Berdasarkan hasil dari tim investigasi di lapangan, salah satu penyebab mahalnya elpiji 3 kg merupakan ulah dari para sopir yang meminta jatah atau tips kepada pangkalan sebesar Rp 1000 per tabung, hal tersebut membuat elpiji di pangkalan.
“Kami mendapati di lapangan bahwa sopir-sopir ini meminta uang tips Rp.1000 per tabung kepada pangkalan,” ungkap Kepala Satpol PP Tala, M Kusri dalam pertemuan tersebut.
Salah seorang dari agen elpiji juga mengungkapkan jika yang bermain di lapangan adalah pangkalan-pangkalan nakal, di mana mereka menjual elpiji 3 kg yang seharusnya merupakan jatah wilayah Tala ke wilayah lain dengan nilai yang lebih tinggi.
Dalam rapat tersebut juga diketahui bahwa HET elpiji 3 Kg di Tala berdasarkan SK Bupati No 188.45/197-KUM/2017 di tingkat agen ialah Rp 16.250 dan pangkalan Rp 19.000, namun terkadang ada pangkalan nakal yang menjual di atas dari HET yang sudah ditentukan.
“Kami mengundang agen untuk hadir dan sama-sama berdiskusi pada hari ini,” Plt Kepala Diskopdag Tala, Totom.
Ia juga menambahkan bahwa hari ini bersama 12 agen elpijj telah menyepakati 6 point penting dalam menanggulangi permasalahan yang terjadi, yakni:
1. Sepakat memberi larangan kepada sopir agen untuk meminta uang tips kepada pangkalan.
2. Sepakat agen menjual ke pangkalan elpiji 3 Kg sebesar Rp 16.250 sesuai SK Bupati No 188.45/197-KUM/2017.
3. Sepakat apabila ada pangkalan yang melanggar ketentuan yang berlaku, maka agen tidak mendistribusikan ke pangkalan tersebut.
4. Sepakat melakukan pembinaan dan pengawasan bersama kepada pangkalan.
5. Sepakat para agen bersedia menginformasikan kepada Tim Pengawasan dan Ketertiban elpiji 3 Kg apabila ada pangkalan yang melanggar ketentuan yang berlaku.
6. Sepakat para agen meminta kepada pangkalan untuk mendistribusikan elpiji 3 Kg kepada masyarakat yang berhak.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh pihak-pihak terkait dan merupakan hasil dari musyawarah bersama.
Totom Wahyudi mengingatkan kepada para agen bahwa hari ini Bupati Tanah Laut merupakan sosok yang tegas dan berwibawa, karena dia pasti akan menindak tegas pelanggaran-pelanggaran yang merugikan masyarakat.
Sehingga diharapkan para agen dapat bekerja sama agar distribusi elpiji 3 Kg dapat kembali normal dan lancar.
Penulis: M Lutfi Ashidiqi
Editor: Aprie
Sumber : Diskopdag Tala Gelar Pertemuan dengan Agen Elpiji 3 Kg, Ini Disepakati
Leave a comment