1TULAH.COM – Seorang pejabat Palestina memberi laporan jika ratusan warga di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat yang diduduki, mulai meninggalkan rumah mereka pada Kamis. Langkah itu dilakukan beberapa hari usai serangan besar-besaran Israel melanda wilayah tersebut.
“Ratusan penghuni kamp telah mulai meninggalkan kamp setelah tentara Israel, menggunakan pengeras suara pada pesawat nirawak dan kendaraan militer, memerintahkan mereka untuk mengungsi dari kamp,” ungkap gubernur Jenin Kamal Abu al-Rub seperti dikutip dari Alarabiya.
Ia menjelaskan terkait operasi militer besar-besaran yang berlangsung diwilayah itu. Namun, pihak militer Israel menyebutkan jika hingga sekarang belum mengetahui adanya perintah evakuasi bagi penduduk di Jenin. Salim Saadi, seorang penduduk Jenin yang tinggal di sekitar kamp pengungsi, ungkapkan adanya tentara yang meminta para penghuni untuk meninggalkan kamp antara pukul 9:00 pagi hingga 5:00 sore.
“Ada puluhan penghuni kamp yang sudah mulai pergi,” katanya.
“Tentara ada di depan rumahku. Mereka bisa masuk kapan saja,” lanjutnya.
Operasi militer Israel di Jenin dimulai sejak Selasa dengan tujuan mengusir kelompok militan Palestina dari kamp dan kota itu. Serangan tersebut terjadi beberapa hari usai gencatan senjata mengakhiri konflik di Jalur Gaza. Berdasarkan data dari kementerian kesehatan Palestina di Ramallah, serangan ini mengakibatkan sedikitnya 10 warga Palestina tewas dan 40 lainnya terluka. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan operasi yang diberi nama ‘Operasi Tembok Besi’ tersebut memiliki tujuan untuk memberantas terorisme di Jenin, atau juga akrab dikenal dengan basis utama militan Palestina
Sumber : Jenin Kembali Membara: 10 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata Gaza
Leave a comment