1TULAH.COM – Masyarakat Yogyakarta sedang digemparkan dengan kasus penyiraman air keras yang menimpa mahasiswi APMD Jogja berinisial NH. Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh sang mantan kekasih, Billy.
Terungkap jika Billy merupakan seorang mahasiswa S2 Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Gregorius Sri Nurhartanto.
“Kalau dari database yang ada, yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa S2 Magister Hukum Atma Jaya,” kata Gregorius saat dihubungi, Jumat (27/12/2024).
Langkah tegas sudah disiapkan oleh kampus terkait aksi kriminal yang dilakukan oleh salah seorang mahasiswanya itu. Terberat, Billy terancam sanksi drop out (DO) atau dikeluarkan dari kampus.
“Pasti dong (kampus bertindak) yang namanya kampus kami punya kode etik mahasiswa, peraturan akademik, kalau sampai mahasiswa terlibat dalam kasus-kasus kriminal tentu akan ada tingkatan pemberian sanksinya, bahkan kalau perlu sampai dikeluarkan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta,” tegasnya.
Walau demikian, Gregorius mengatakan pemberian sanksi tersebut masih akan menunggu proses hukum tersebut berjalan. Setidaknya hingga ada ketetapan hukum dari pengadilan.
“Otomatis kita harus tetap memposisikan sampai munculnya putusan pengadilan yang berkekuatan tetap karena dari situ kan menjadi dasar bagi kita untuk mengambil langkah yang semestinya begitu,” ujarnya.
Disampaikan Gregorius, kini pihaknya tetap meminta jajaran kampus mulai dari Wakil Rektor, Dekan hingga Kaprodi S2 untuk terus mengawal serta mencermati kasus ini. Menurutnya aksi tindak pidana ini sangat tak pantas dilakukan.
“Ini sangat memalukan kalau betul-betul si otak dari tindak kekerasan penyiraman air keras ini mahasiswa kami. Tentu kami sangat kaget juga dengan hal ini tapi tentu kami akan ambil langkah-langkah yang semestinya untuk menegakkan aturan yang di tempat kami,” tandasnya.
Diketahui Polresta Yogyakarta sudah menangkap dua pelaku kasus penyiraman air keras itu. Selain Billy, ada pula Satim sebagai eksekutor yang dibayar oleh Billy.
Hasil pemeriksaan motif penyiraman air keras ini disebabkan akibat sakit hati. Pasalnya korban enggan diajak balikan oleh Billy yang merupakan mantan kekasihnya.
Leave a comment