1TULAH.COM, Pelaihari – Nasib malang dialami 2 orang santri laki-laki Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 dikabarkan diduga tenggelam terseret ombak di Pantai Borneo Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan, Ahad pagi, 22 Desember 2024.
Kejadian ini diperkirakan pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita, di mana cuaca di lokasi sedang hujan gerimis dan ombak cukup tinggi di wilayah perairan Tala.
Kepala Desa Asam Jaya Dwi Wahyu Yuliantoro membenarkan kejadian tersebut dialami oleh kedua santri Tahfiz Miftahul Ulum Asam-Asam Trans 400 Jorong.
“Iya benar, korban tenggelam ada dua orang anak bernama Radit (13) dan Maulana (15),” katanya saat dihubungi 1tulah.com, Ahad pagi.
Menurut Dwi dari informasi yang didapat awalnya semua santri berenang di Pantai Borneo didampingi guru atau ustaz. Namun pada saat itu diduga menginjak lobang besar, naas bagi korban dua anak rombongan santri itu tergulung ombak besar.
“Santri lainnya bisa menyelamatkan diri ke darat, namun dua korban ini hilang tergulung ombak laut dan dilakukan pencarian oleh gurunya tidak dapat,” ujarnya menjelaskan.
Ia bilang, selanjutnya atas kejadian ini sudah menghubungi pihak Kepolisian, Basarnas dan BPBD Tala sudah merapat ke lokasi kejadian.
“Pihak Kepolisian dan Basarnas sudah dihubungi dan BPBD,” pungkasnya.
Penulis: Farida Alriani
Editor: Aprie
Leave a comment