1TULAH.COM– sebuah diskusi hybrid yang diselenggarakan oleh Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN), para tokoh penting dari berbagai sektor sepakat bahwa dana abadi pesantren memiliki potensi besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren di Indonesia.
Acara yang menghadirkan pembicara utama seperti Dr. Robert E Sudarwan, Fatin Fadhilah Hasib, dan keynote speaker Anas Nasihin, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI), ini membahas secara mendalam mengenai langkah-langkah strategis untuk mengembangkan dana abadi pesantren.
Anas Nasihin dalam sambutannya menyoroti pentingnya meningkatkan status Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menjadi direktorat jenderal. Menurutnya, langkah ini akan memberikan kekuatan kelembagaan yang lebih solid bagi pesantren dalam mengakses kebijakan, anggaran, dan program pemerintah.
“Dengan adanya Dirjen khusus, pesantren akan memiliki basis kelembagaan yang lebih kuat dan akses lebih luas terhadap kebijakan strategis,” tegas Anas, Selasa (5/11/2024).
Selain itu, Anas juga menekankan pentingnya memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan pesantren, terutama dalam pengelolaan wakaf. Ia melihat potensi besar wakaf untuk menjadi sumber dana abadi yang berkelanjutan bagi pesantren.
“Wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian pesantren, dan dengan SDM yang terampil, pengelolaan dana wakaf bisa lebih optimal sebagai sumber daya jangka panjang,” ujarnya.
Senada dengan Anas, Robert E Sudarwan menjelaskan bahwa dana abadi pesantren akan menjadi fondasi ekonomi yang kuat bagi pesantren untuk berkembang secara mandiri. Sementara itu, Ning Fatin melihat potensi besar pesantren untuk menjadi pusat ekosistem bisnis syariah dengan dukungan dana abadi.
Diskusi ini menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memperkuat dana abadi pesantren. Dengan pengelolaan yang baik, dana abadi diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. (Sumber:Suara.com)
Sumber : Perkuat Dana Abadi, Pesantren Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi Syariah
Leave a comment