1TULAH.COM-Bagi orangtua yang bekerja, terutama ibu, membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga seringkali menjadi tantangan tersendiri. Di tengah kesibukan, membangun kedekatan emosional atau bonding dengan anak menjadi hal yang krusial. Pasalnya, bonding yang kuat sejak dini dapat memberikan fondasi yang kokoh bagi tumbuh kembang anak.
Kehadiran Penuh: Kunci Utama Membangun Bonding
Psikolog anak dan remaja, Anastasia Satriyo, menekankan pentingnya kehadiran penuh orangtua saat bersama anak. “Quality time itu penting, tapi kehadiran penuh itu lebih penting,” ujarnya. Artinya, bukan hanya sekadar menghabiskan waktu bersama, tetapi juga memberikan perhatian penuh, baik secara fisik maupun emosional.
“Jadi yang pertama tuh quality time ya. Misalnya abis pulang kerja, begitu selesai kita bener-bener di depan anak. Lalu yang kedua kadang kita suka lupa, badannya disini tapi emosi di tempat lain atau memikirkan kegiatan-kegiatan yang lain,” ungkap Anastasia.
Tiga Kunci Membangun Bonding dengan Anak
Selain kehadiran penuh, Anastasia juga menyoroti dua kunci lain yang perlu diperhatikan orangtua dalam berinteraksi dengan anak:
- Kualitas Perhatian:
- Dengarkan dengan aktif: Ketika anak berbicara, berikan perhatian penuh. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan apa yang mereka katakan.
- Buat kontak mata: Kontak mata menunjukkan bahwa Anda fokus pada mereka.
- Ajukan pertanyaan terbuka: Pertanyaan terbuka mendorong anak untuk berbicara lebih banyak dan mengungkapkan perasaan mereka.
- Aktivitas Bersama yang Menyenangkan:
- Sesuaikan aktivitas dengan minat anak: Pilih aktivitas yang anak sukai, sehingga mereka akan lebih antusias.
- Bermain bersama: Bermain bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga cara yang efektif untuk membangun ikatan emosional.
- Buat momen spesial: Ciptakan momen-momen tak terlupakan bersama anak, seperti merayakan ulang tahun atau hari libur.
Manfaat Bonding untuk Tumbuh Kembang Anak
- Rasa aman: Anak yang merasa aman akan lebih percaya diri dalam mengeksplorasi lingkungan sekitar.
- Perkembangan sosial dan emosional: Bonding yang kuat membantu anak mengembangkan kemampuan untuk berempati, berkolaborasi, dan mengelola emosi.
- Prestasi akademik yang lebih baik: Anak yang merasa dicintai dan didukung cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi.
- Hubungan yang sehat di masa depan: Anak yang memiliki hubungan yang baik dengan orangtua cenderung memiliki hubungan yang lebih sehat dengan orang lain di masa depan.
Tips Praktis untuk Orangtua Bekerja
- Buat jadwal khusus: Sisihkan waktu khusus setiap hari untuk bersama anak.
- Libatkan anak dalam kegiatan sehari-hari: Ajak anak membantu pekerjaan rumah tangga atau memasak.
- Baca buku bersama: Membaca buku bersama adalah cara yang menyenangkan untuk belajar dan bonding.
- Manfaatkan waktu tunggu: Manfaatkan waktu tunggu, seperti saat mengantre di kasir atau menunggu jemputan sekolah, untuk mengobrol dengan anak.
- Cari dukungan: Jangan ragu untuk meminta bantuan pasangan, keluarga, atau teman jika Anda merasa kewalahan.
Membangun bonding dengan anak membutuhkan komitmen dan usaha. Namun, hasilnya akan sangat berharga bagi tumbuh kembang anak. Dengan memberikan perhatian penuh, kualitas waktu yang berkualitas, dan aktivitas yang menyenangkan, Anda dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan anak Anda. (Sumber:Suara.com)
Sumber : Membangun Bonding dengan Anak: Tips dari Psikolog untuk Orangtua Bekerja
Leave a comment