1TULAH.COM – Yoshihiro Hidaka, Presiden dan Chief Executive Officer Yamaha Motor Corporation (YMC) resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengumuman yang diberikan orang nomor satu Yamaha itu tak lama usai dirinya dikabarkan terlibat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Dalam keterangannya, Hidaka menjelaskan alasan pengunduran dirinya dari puncak kepemimpinan Yamaha. Ia mengaku ingin lebih dekat dengan keluarganya di rumah.
“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang terkait dengan perusahaan kami karena telah menimbulkan kekhawatiran dan masalah. Sebagai seorang ayah, saya telah sampai pada kesimpulan bahwa saya ingin mengabdikan diri untuk mengurus keluarga saya,” ujar Hidaka, dikutip dari Response.jp, Senin (7/10/2024).
Sebelumnya Yoshihiro Hidaka dikabarkan mengalami cedera lengan usai diduga diserang oleh putrinya sendiri, Hana Hidaka dengan pisau dalam insiden yang berlangsung di kediamannya.
Polisi menangkap Hana Hidaka atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap ayahnya Yoshihiro, 61 tahun, dengan cara menyerangnya menggunakan pisau dapur di sebuah rumah di Iwata, Prefektur Shizuoka.
Polisi menanggapi panggilan dari putri berusia 33 tahun itu, yang memberi tahu mereka jika ayahnya melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
“Dia juga menelepon polisi sekitar pukul 5:30 sore hari sebelumnya,” tulis keterangan yang dilansir dari Kyodo News.
Sementara, Yamaha Motor Corporation juga sudah mengumumkan Motofumi Shitara sebagai Executive Vice President baru. Di mana sebelumnya Ia menjabat sebagai Director and Senior Executive Officer.
Sumber : Tak Lama Usai Tersandung Kasus KDRT, Bos Yamaha Resmi Mengundurkan Diri
Leave a comment