1TULAH.COM – Dermatitis, juga dikenal sebagai eksim, adalah kondisi kulit yang menyebabkan gatal, kulit bersisik, ruam, lepuh, dan ketombe.
Dermatitis tidak menular dan ada beberapa jenisnya dengan gejala dan penyebab yang berbeda.
1. Dermatitis Stasis
Dermatitis stasis terjadi karena varises yang menyebabkan penumpukan darah di tungkai bawah. Gejalanya termasuk kulit tebal dan berubah warna di pergelangan kaki, serta gatal dan luka terbuka.
Penyebab utama adalah sirkulasi darah yang buruk, dan pengobatannya melibatkan stoking kompresi, meninggikan kaki, menghindari garam, serta suplemen vitamin C dan obat pereda gatal.
2. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak muncul saat kulit bersentuhan dengan zat yang memicu reaksi alergi.
Ada dua jenis, yaitu iritan dan alergi. Gejalanya termasuk ruam gatal, kulit berkerak, dan lepuh yang mengeluarkan cairan. Pengobatannya menggunakan salep resep dokter seperti hidrokortison dan antihistamin.
3. Dermatitis Atopik
Dermatitis atopik adalah jenis eksim yang paling umum dan bisa kambuh sepanjang hidup. Penyebabnya adalah sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, yang memicu peradangan dan kulit kering.
Pengobatan meliputi menghindari pemicu, menggunakan pelembap, mengonsumsi makanan sehat, dan mengelola stres, serta obat resep dokter seperti kortikosteroid.
4. Neurodermatitis
Neurodermatitis ditandai oleh gatal hebat dan kebiasaan menggaruk berlebihan. Kondisi ini lebih umum pada orang dewasa dan wanita, serta orang dengan psoriasis atau gangguan kecemasan.
Pengobatannya menggunakan kortikosteroid, salep khusus, serta konseling atau terapi perilaku kognitif untuk mengatasi kecemasan.
Leave a comment