Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel: 2 Tewas, 44 Dirawat di RSJ, Polda Kalsel Turun Tangan!

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM-Fenomena mabuk kecubung kembali marak di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kasus ini bahkan telah menelan dua korban jiwa dan 44 orang terpaksa dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Melihat situasi yang mengkhawatirkan ini, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Adam Erwindi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil beberapa langkah konkret untuk menangani fenomena ini. Dalam sepekan terakhir, tim kepolisian telah mendatangi RSJ Sambang Lihum untuk menemui para korban dan melakukan pendataan.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujar Adam, seperti dikutip dari https://ift.tt/ai4moLE, Minggu (14/7/2024).

Lebih lanjut, Adam mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mengirimkan sampel tanaman kecubung ke Laboratorium Forensik (Labfor) di Surabaya untuk mengetahui kandungan zat yang terkandung di dalamnya.

Upaya penyelidikan ini dilakukan untuk mengungkap asal-usul tanaman kecubung yang digunakan, modus operandi para pelaku, serta jaringan peredarannya.

“Kami ingin mengetahui siapa yang menanam, mengedarkan, dan menjual tanaman kecubung ini,” tegas Adam.

Polda Kalsel Imbau Masyarakat Waspada

Polda Kalsel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah tergoda untuk mencoba tanaman kecubung. Tanaman ini mengandung zat berbahaya yang dapat menyebabkan halusinasi, kejang-kejang, dan bahkan kematian.

“Orang tua juga perlu mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang, termasuk tanaman kecubung,” pesan Adam.

Penanganan Korban

Bagi korban yang telah terpapar kecubung, Adam menghimbau agar segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Semakin cepat korban mendapatkan pertolongan, semakin besar peluang kesembuhannya,” imbuhnya.

Upaya pemberantasan kasus mabuk kecubung di Kalsel ini diharapkan dapat dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Selain penegakan hukum, perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan tanaman kecubung. (Sumber:Suara.com)

Sumber : Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel: 2 Tewas, 44 Dirawat di RSJ, Polda Kalsel Turun Tangan!

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started