KPU Didesak Buat Pedoman Penanganan Kekerasan Gender Usai Kasus Cabul Hasyim Asy’ari

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan (KMPKP) menanggapi terkait kasus pelecehan seksual yang melibatkan mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari.

Koalisi sejumlah lembaga pemerhati pemilu tersebut menilai, KPU harus berbenah menghadapi masalah gender setelah Hasyim dicopot dari jabatannya lewat putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“KMPKP mendesak KPU harus segera berbenah secara kelembagaan agar dapat secepatnya membentuk pedoman penanganan kekerasan berbasis gender utamanya menghadapi Pilkada 2024,” demikian dikutip dari keterangan KMPKP yang diterima Suara.com pada Sabtu (6/7/2024).

Sementara itu, di sisi lain, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga dinilai harus melakukan pengawasan secara melekat untuk bisa merambah ranah-ranah yang berpotensi memicu kekerasan terhadap perempuan.

KMPKP juga menilai kasus cabul Hasyim dapat saja disebabkan oleh pencegahan atau kontrol dari anggota KPU lainnya tak dilakukan dengan baik. Dengan begitu, Hasyim dapat melakukan pelanggaran etika secara leluasa.

“Kepemimpinan kolektif kolegial penyelenggara pemilu seharusnya menjadi basis kontrol antar sesama kolega penyelenggara pemilu untuk mencegah rekan sesama anggota melakukan pelanggaran etika ataupun perbuatan menyimpang lainnya,” masih dikutip dari keterangan KMPKP.

Untuk itu, mereka meminta Presiden Joko Widodo untuk mempercepat proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Hasyim Asy’ari. Hal tersebut dianggap penting untuk disegerakan sebab beban kerja KPU pasca Pemilu 2024 dan menyongsong Pilkada 2024 masih banyak.

Lebih lanjut, KPU juga dikatakan mesti segera menentukan ketua definitif usai anggota KPU PAW Hasyim Asy’ari dilantik oleh presiden.

“Kepemimpinan definitif diperlukan untuk bisa optimal melakukan konsolidasi dan pembenahan internal kelembagaan KPU, khususnya dalam rangka memastikan terwujudnya penyelenggaraan pemilu dan kelembagaan penyelenggara pemilu yang inklusif, aman, dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan,” tandas koalisi.

Sumber : KPU Didesak Buat Pedoman Penanganan Kekerasan Gender Usai Kasus Cabul Hasyim Asy’ari

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started