1TULAH.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi dalam Rancangan APBN Tahun Anggaran 2025 sebesar 18,33-19,44 juta kiloliter (KL).
Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan kuota yang telah ditetapkan pada tahun 2024, yang sebesar 17,8 juta KL.
Arifin, yang mewakili Kementerian ESDM dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI, menjelaskan bahwa usulan kuota tersebut didasarkan pada kelanjutan program pemberian subsidi tetap untuk BBM solar.
Pengendalian volume dan pengawasan akan dilakukan terhadap golongan atau sektor-sektor yang berhak menggunakan subsidi tersebut.
Kenaikan volume BBM subsidi ini disebabkan oleh perhitungan regresi nonlinear untuk konsumsi BBM, proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2025, serta metode eskalasi laju ekonomi berdasarkan penyaluran BBM.
Arifin menambahkan bahwa asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% juga menjadi faktor penentu dalam perencanaan kuota BBM subsidi tersebut.
Untuk memastikan penggunaan subsidi tepat sasaran, pada tahun 2024 telah dilakukan penertiban dengan menerapkan barcode pada penggunaan BBM subsidi.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi BBM solar benar-benar dialokasikan kepada mereka yang membutuhkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sumber : Menteri ESDM Usulkan Kuota Solar Subsidi pada 2025 Naik
Leave a comment