1TULAH.COM – Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah adalah dua puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan antara keduanya:
1. Waktu Pelaksanaan
– Puasa Tarwiyah: Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Pada tahun ini, Puasa Tarwiyah jatuh pada Sabtu, 15 Juni 2024.
– Puasa Arafah: Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada tahun ini, Puasa Arafah jatuh pada Minggu, 16 Juni 2024.
2. Bacaan Niat
– Niat Puasa Tarwiyah: “نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى“
– Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
– Artinya: Saya niat puasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala.
– Niat Puasa Arafah: “نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى“
– Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.
– Artinya: Saya niat puasa sunnah arafah karena Allah ta’ala.
Niat ini dapat dibaca pada malam sebelum berpuasa atau sebelum adzan subuh setelah sahur.
3. Keutamaan Puasa
– Puasa Arafah: Puasa ini memiliki keutamaan besar yaitu dapat menghapus dosa-dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
– Puasa Tarwiyah: Keutamaannya adalah menghapus dosa-dosa selama satu tahun.
Dengan melaksanakan kedua puasa ini, umat Islam akan mendapatkan berbagai berkah dan pengampunan dari Allah SWT, serta mengikuti teladan dan ajaran yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, puasa ini juga membantu dalam memperkuat kesabaran dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Sumber : Ini Dia Perbedaan Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah dan Keutamaanya!
Leave a comment