1TULAH.COM – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah siapkan tiga strategi untuk mengatasi permasalahan banyaknya anak muda usia produktif yang tidak memiliki pekerjaan atau tidak bersekolah.
Strategi-strategi tersebut mencakup program Kartu Prakerja, pemetaan lapangan kerja di masa depan, dan dukungan terhadap wirausaha.
Chairul Saleh, Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja dari Deputi IV Kemenko Perekonomian, menjelaskan bahwa program Kartu Prakerja ditujukan untuk mereka yang baru lulus sekolah namun belum mendapatkan pekerjaan formal.
Program ini berfokus untuk menampung anak muda yang masuk dalam kategori “not in education, employment, and training” (NEET).
Selain Kartu Prakerja, pemerintah juga sedang melakukan kajian untuk memetakan lapangan kerja yang diperkirakan akan berkembang dan membutuhkan tenaga kerja dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang.
Chairul menyebut bahwa proses pemetaan ini melibatkan Kementerian Tenaga Kerja serta melibatkan input dari para pelaku industri.
Chairul menekankan pentingnya dialog konstruktif antara pemerintah dan industri terkait arah perkembangan lapangan kerja di masa depan.
Hal ini dimaksudkan agar pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai juru ramal, tetapi juga mampu memahami arah bisnis yang diinginkan oleh industri.
Eripson M. H. Sinaga, Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian, menambahkan bahwa strategi ketiga adalah mendorong wirausaha di kalangan anak muda.
Pemerintah telah menciptakan berbagai aturan yang mempermudah anak muda untuk memulai usaha sendiri, termasuk melalui pendukung startup digital dan penciptaan inkubator usaha.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya sekitar 9,9 juta penduduk muda di Indonesia pada tahun 2023 yang tidak memiliki kegiatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 5,73 juta adalah perempuan dan 4,17 juta adalah laki-laki.
Tingginya jumlah anak muda yang berstatus NEET, sekitar 22,25% dari total penduduk usia 15-24 tahun, menunjukkan tantangan serius dalam memastikan mereka dapat berkontribusi secara produktif dalam perekonomian.
Sumber : Pemerintah Siapkan 3 Strategi untuk Gen Z yang Menganggur dan Tidak Sekolah
Leave a comment