1TULAH.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang melakukan pemetaan dan penilaian kompetensi serta potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Pada tahun 2024, BKN telah menetapkan target untuk memetakan dan menilai sebanyak 60.000 ASN dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5,5 miliar.
Dari jumlah tersebut, 40.000 ASN berasal dari instansi pusat yang akan dipindahkan ke IKN, sementara 20.000 ASN lainnya berasal dari instansi yang mendukung IKN.
Plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menyatakan bahwa tes pemetaan dan penilaian dilakukan menggunakan computer assisted test (CAT). Hingga tanggal 31 Mei 2024, BKN telah menyelesaikan pemetaan dan penilaian terhadap 14.954 ASN.
Proses ini juga melibatkan Pejabat Pimpinan Tinggi di pemerintahan, yang dinilai melalui Virtual Assessment Center berbasis digital.
BKN menggunakan teknologi seperti artificial intelligence (AI), machine learning, dan natural language processing untuk melakukan penilaian potensi dan kompetensi secara daring.
Standar penilaian sedang disusun dengan pagu anggaran sebesar Rp 2 miliar. Sampai dengan 31 Mei 2024, progres capaian outputnya mencapai 20%.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa ASN yang dipindahkan ke IKN memiliki kompetensi dan potensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan di IKN.
Langkah pemetaan dan penilaian ini diharapkan dapat membantu dalam membangun keberhasilan IKN sebagai pusat administrasi negara yang baru.
Leave a comment