Tuai Kemarahan Rakyat, Menteri PUPR Menyesal Tapera Potong Gaji Dilakukan Secara Tergesa-gesa

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Menteri PUPR yang juga menjabat sebagai Ketua Komite BP Tapera, Basuki Hadimuljono, mengaku menyesal sebab kebijakan terkait Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang potong gaji karyawan hampir 3 persen menuai protes besar dari rakyat.

Basuki mengatakan sejauh ini pemerintah telah menggelontorkan APBN Rp 105 triliun dikucurkan untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP dan subsidi bunga.

“Sedangkan untuk Tapera ini, mungkin dalam 10 tahun bisa terkumpul Rp 50 triliun. Jadi effort-nya dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legewo lah,” kata Basuki di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Sebenarnya, ujar dia, pelaksanaan Tapera ini baru akan diterapkan pada 2027 mendatang. Itu pun telah mengalami pemunduran.

“Menurut saya pribadi, kalau memang ini belum siap, kenapa kita harus tergesa-gesa,” ungkapnya.

Maka dari itu, dengan adanya berbagai dinamika, termasuk adanya permintaan DPR RI untuk meminta pelaksanaan Tapera ini ditunda, Basuki siap untuk berbicara dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Jadi apa yang sudah kami lakukan dengan 10 tahun FLPP, subsidi bunga, itu sudah Rp 105 triliun itu pun menarik uang berapa, 300-an lebih,” katanya.

“Jadi kalau misalnya ada usulan, apalagi DPR, ketua MPR, untuk diundur, menurut saya, saya udah kontak Bu Menteri Keuangan juga, kita akan itu,” sambungnya.

 

Sumber : Tuai Kemarahan Rakyat, Menteri PUPR Menyesal Tapera Potong Gaji Dilakukan Secara Tergesa-gesa

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started