1TULAH.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menjelaskan kronologi penembakan yang menyebabkan seorang pria berinisial A meninggal dunia di Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat, 31 Mei.
A diduga terlibat dalam pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik PT Sinar Cipta Cemerlang (SCC) di Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur. Menurut Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, tindakan tegas ini dilakukan setelah kawanan pelaku menyerang tim patroli gabungan dengan senjata tajam.
Peristiwa ini bermula ketika kepolisian bersama tim pengamanan PT SCC melakukan patroli di divisi V Wilayah II di lokasi perkebunan sawit PT SCC.
Saat patroli, tim menemukan sekelompok orang yang diduga sedang mencuri TBS kelapa sawit. Tim gabungan kemudian memberikan tembakan peringatan agar para pelaku meninggalkan area perkebunan. Namun, sekelompok orang tersebut justru melarikan diri ke dalam perkebunan.
Ketika tim patroli gabungan mengumpulkan barang bukti seperti dodos, lunjung, dan TBS, sekelompok orang kembali datang dan mengancam serta menyerang tim patroli.
Meskipun telah diberikan tembakan peringatan kedua, para pelaku tetap melakukan penyerangan dengan senjata tajam. Akibatnya, personel berinisial TA terpaksa melakukan tindakan kepolisian secara terukur terhadap A, yang terkena tembakan di bagian perut.
A segera dibawa ke rumah sakit namun kritis dan meninggal dunia saat dirujuk ke RS Bhayangkara. Menanggapi peristiwa ini, Polda Kalimantan Tengah telah membentuk tim gabungan dari Ditreskrimum dan Bidpropam untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan bahwa anggota yang melakukan penembakan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut untuk memastikan semua prosedur dijalankan sesuai ketentuan.
Sumber : Anggotanya Tembak Pencuri TBS Kelapa Sawit Hingga Tewas, Polda Kalteng Beri Penjelasan
Leave a comment