1TULAH.COM-Pergantian pemerintahan RI dari Presiden Jokowi ke Prabowo Subianto akan berlangsung pada bulan Oktober 2024. Seiring dengan tingginya jumlah utang yang membebani pemerintahan saat ini, secara otomatis pemerintahan mendatang akan mewarisinya.
Dalam hal pengelolaan keuangan dan utang Negara ini, pemerintahan mendatang tentu harus mempunyai seorang menteri keuangan (Menkue) yang memahami dan mampu memperbaiki kondisi keuangan daripada pemerintahan sebelumnya.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan jumlah utang pemerintah hingga 31 Maret 2024 mencapai Rp 8.262,1 triliun dengan rasio utang 38,79% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Jumlah utang jumbo ini bakal diwariskan kepada Menteri Keuangan era Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang bakal dilantik pada Oktober 2024 mendatang.
Secara rinci menyitat data APBN KITA, Jumat (10/5/2024) mayoritas utang pemerintah berasal dari dalam negeri dengan proporsi 71,52%. Sementara berdasarkan instrumen, komposisi utang pemerintah sebagian besar berupa SBN yang mencapai 88,05%.
Berdasarkan instrumen, komposisi utang pemerintah sebagian besar berupa Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 7.274,95 triliun (88,05%) dan pinjaman sebesarRp 987,15 triliun (11,95%).
Komposisi SBN terbagi dalam SBN domestik sebesarRp 5.947,95 triliun (71,09%) dan valuta asing (valas) sebesarRp 1.388,92 triliun (16,97%).
SBN domestik meliputi surat utang negara sebesarRp 4.797,16 triliun dan surat berharga syariah negara senilai Rp 1.1501,79 triliun. SBN valas terbagi dalam surat utang negara sebesar Rp 1.044,37 triliun dan surat berharga syariah negara senilai Rp 344,55 triliun.
Sedangkan pinjaman sebesarRp 987,15 triliun terbagi dalam pinjaman dalam negeri sebesarRp 35,51 triliun dan pinjaman luar negeri sebesarRp 951,64 triliun.
Bila dirinci pinjaman luar negeri meliputi bilateral senilai Rp 264,73 triliun, multilateral senilai Rp 584,69 triliun, dan bank komersial sebesarRp 102,22 triliun.(Sumber:Suara.com)
Sumber : Jokowi Wariskan Utang Rp8.262T ke Pemerintahan Mendatang, Tantangan Prabowo dalam Memilih Menkeu
Leave a comment