Anya Dwinov Menangis Kenang Ketakutan Hilbram Dunar Usai Divonis Mengidap Kanker Usus

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Pemakaman presenter Hilbram Dunar di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Minggu (31/3/2024) turut diramaikan oleh sejumlah rekan artis. Salah satunya seperti Anya Dwinov, yang pagi tadi juga turut mengabarkan berpulangnya Hilbram melalui Instagram.

Hilbram Dunar meninggal dunia karena mengidap kanker usus. Anya Dwinov mengatakan, Hilbram sempat berusaha menyembunyikan sakitnya dari teman-temannya di kalangan artis.

“Pertama kali denger dia sakit itu pas ulang tahun dia, 30 Oktober. Keluarga udah tahu jauh sebelumnya, tapi Hilbram masih ngekeep,” ungkap Anya Dwinov.

Hilbram Dunar berencana menyembunyikan penyakit kanker usus yang ia derita agar teman-temannya tidak merasa khawatir.

“Kami temen-temennya sempet marah, kenapa di keep dari kami. Sempet ada dari kami yang bilang, ‘Bram, jangan sendirian hadapi ini’,” kisah Anya Dwinov sambil terisak.

“Tapi Bram emang selalu mikirin efeknya ke orang lain gimana. Dia jaga untuk reaksi temen-temannya gimana. Dia pilih temen-temennya yang dia rasa mungkin kuat untuk nerima berita ini,” lanjut sang artis.

Hilbram Dunar juga ingin tetap bekerja di tengah perjuangannya melawan kanker usus. Ia takut dilarang beraktivitas oleh teman-temannya jika mereka tahu ada penyakit mematikan di dalam tubuhnya.

“Bram itu masih, masih mikirin kantor, masih mikirin temen-temennya,” tutur Anya Dwinov.

Hilbram Dunar khawatir kelak tidak dikenal orang lagi jika ia berhenti bekerja. Masih banyak beban tanggung jawab yang ia emban di tengah ancaman mematikan dari kanker usus.

“Sempet ada momen di mana Hilbram bilang, ‘Kalau gue nggak kerja lagi, gimana orang bisa kenal gue’,” kenang Anya Dwinov, lagi-lagi sambil terisak.

Nyatanya, ketakutan Hilbram Dunar itu tidak terbukti. Pemakaman sang artis tetap dibanjiri oleh rekan-rekan seprofesinya yang ingin ikut memberikan penghormatan terakhir.

“Masih banyak yang menyempatkan datang untuk mengantar Hilbram ke tempat peristirahatan terakhirnya. Pengaruh dari gerakan dan tindakannya Hilbram ke orang lain itu luar biasa,” jelas Anya Dwinov.

Tidak lupa, Anya Dwinov berpesan ke Hilbram Dunar untuk beristirahat dengan tenang di alam sana. Ia percaya, siapa pun yang pernah merasakan kebaikan Hilbram pasti akan melakukan hal serupa terhadap anak dan istrinya.

“Nggak perlu khawatir, orang baik kayak lo tuh orang akan selalu ingat. Nggak akan pernah lupa,” ucap Anya Dwinov.

Seperti yang diketahui, Hilbram Dunar berpulang dini hari tadi di RS EMC Alam Sutera, Tangerang Selatan di usia 48 tahun. Ia meninggalkan satu istri dan dua orang anak.

Sumber : Anya Dwinov Menangis Kenang Ketakutan Hilbram Dunar Usai Divonis Mengidap Kanker Usus

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started