Ini Dia Penyebab dan Gejala Gula Darah Tinggi saat Berpuasa

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Ketika berpuasa, tingginya kadar gula darah, atau yang dikenal sebagai hiperglikemia puasa, dapat menandakan adanya masalah kesehatan yang serius seperti prediabetes, diabetes, atau gangguan lain yang memicu peningkatan glukosa darah.

Saat tubuh tidak menerima asupan makanan selama berpuasa, sebagian besar orang akan mengalami penurunan kadar gula darah. Namun, bagi yang mengalami hiperglikemia puasa, kadar gula darah tetap tinggi, yang bisa dipicu oleh diabetes, gangguan pada pankreas, atau masalah pada sistem endokrin.

Penanganan hiperglikemia puasa sangat penting karena dapat menyebabkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh seiring waktu, seperti saraf, ginjal, mata, dan pembuluh darah.

Dokter biasanya akan memeriksa kadar gula darah puasa untuk menentukan jenis diabetes atau kondisi lain yang mungkin dihadapi seseorang. Rentang normal kadar glukosa adalah 99 mg/dL atau lebih rendah, sedangkan prediabetes berkisar antara 100-125 mg/dL, dan diabetes adalah 126 mg/dL atau lebih tinggi.

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala hiperglikemia puasa, seperti kelelahan, haus yang berlebihan, penglihatan kabur, sakit kepala, atau frekuensi buang air kecil yang meningkat. Bagi penderita diabetes, hiperglikemia puasa juga bisa dipicu oleh “fenomena fajar”, yang merupakan peningkatan hormon pada malam hari yang menyebabkan kenaikan gula darah di pagi hari. Oleh karena itu, pengelolaan diabetes yang efektif sangat penting untuk mengontrol kadar gula darah.

Sumber : Ini Dia Penyebab dan Gejala Gula Darah Tinggi saat Berpuasa

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started