AC Milan Resmi Rekrut Cheveyo Mul Balentien, Pemain Keturunan Jawa-Kalimantan

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM-Rumor transfer pemain keturunan Indonesia ke klub-klub Eropa terus menjadi perbincangan hangat. Setelah nama Ryan Flamingo santer dikaitkan dengan AC Milan, kini muncul kabar yang lebih mengejutkan.

Rossoneri, julukan AC Milan, dilaporkan telah resmi merekrut pemain keturunan Indonesia lainnya, Cheveyo Mul Balentien.

Cheveyo Mul Balentien, Bintang Baru AC Milan dengan Darah Jawa-Kalimantan

Berbeda dengan Ryan Flamingo yang kini bermain untuk PSV Eindhoven, Cheveyo Mul Balentien adalah pemain muda berusia 18 tahun yang sebelumnya bermain untuk tim U-18 ADO Den Haag. Kabar transfer ini pertama kali dilaporkan oleh media Belanda, Voetbalzone dan Algemeen Dagblad pada Senin (18/8/2025).

Menurut laporan tersebut, Cheveyo telah menandatangani kontrak dengan AC Milan setelah menolak tawaran dari klub-klub besar lainnya, termasuk Paris Saint-Germain (PSG). Sebelumnya, ia bahkan sempat menjalani masa trial selama sepuluh hari bersama PSG dan hampir bergabung dengan juara Liga Champions tersebut. Namun, pada akhirnya, Cheveyo memutuskan untuk berlabuh ke Italia.

Kehilangan Besar untuk ADO Den Haag

Kepindahan Cheveyo menjadi pukulan telak bagi ADO Den Haag. Klub asal kota Den Haag ini harus merelakan salah satu talenta terbaiknya dengan kompensasi yang minim, sekitar 200 ribu euro. Hal ini terjadi karena Cheveyo pergi sebelum menandatangani kontrak profesional jangka panjang.

Di AC Milan, Cheveyo tidak langsung bergabung dengan tim utama. Ia akan memulai perjalanannya bersama AC Milan Futuro, tim U-23 yang berkompetisi di Serie C. Di tim ini, ia akan beradaptasi dengan gaya sepak bola Italia sambil mengasah kemampuannya. Cheveyo juga akan satu tim dengan dua pemain muda keturunan Belanda-Suriname lainnya, yaitu Silvano Vos (20 tahun) dan Denzel Seedorf (17 tahun).

Siapakah Cheveyo Mul Balentien?

Lahir pada 18 Desember 2006, Cheveyo Mul Balentien memiliki darah Jawa-Kalimantan dari sang ayah. Ia dikenal sebagai pemain serba bisa di lini serang, namun posisi utamanya adalah right winger atau sayap kanan. Dengan tinggi 189 cm, ia memiliki postur ideal untuk seorang penyerang dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Kaki kanannya merupakan senjata utama yang sering digunakan untuk menembus pertahanan lawan dan mencetak gol.

Karier sepak bola Cheveyo dimulai di klub lokal SC Buitenboys. Setelah menunjukkan performa gemilang, ia direkrut oleh FC Utrecht dan menghabiskan enam musim di sana sebelum akhirnya pindah ke ADO Den Haag. Di ADO, ia bahkan sempat satu tim dengan pemain keturunan Indonesia lainnya, Irfan Karijowidjojo.

Bergabungnya Cheveyo ke AC Milan menambah panjang daftar pemain keturunan Indonesia yang merumput di Eropa. Apakah Cheveyo akan menjadi bintang baru di San Siro dan mengikuti jejak para legenda AC Milan lainnya? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. (Sumber:Suara.com)

Sumber : AC Milan Resmi Rekrut Cheveyo Mul Balentien, Pemain Keturunan Jawa-Kalimantan

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started