1TULAH.COM – Gout atau radang sendi akibat penumpukan asam urat merupakan kondisi yang dapat menimpa siapa saja.
Penyakit ini disebabkan oleh akumulasi kristal asam urat di dalam tubuh, terutama pada sendi, dan kerap menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa, terutama di bagian kaki.
Meski dapat menyerang berbagai sendi, lokasi yang paling sering terkena adalah jempol kaki, jari-jari kaki lainnya, pergelangan kaki, lutut, hingga jari tangan.
Salah satu gejala awal yang umum terjadi adalah timbulnya nyeri tajam secara tiba-tiba pada kaki, yang bisa sangat mengganggu aktivitas harian dan kualitas tidur.
Umumnya, nyeri ini paling intens dirasakan di sendi jempol kaki, tetapi tidak menutup kemungkinan menjalar ke area kaki lainnya.
Sendi yang meradang juga biasanya tampak kemerahan, membengkak, dan terasa panas saat disentuh, karena sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap kristal asam urat seperti halnya terhadap cedera.
Selain nyeri, penderita juga dapat merasakan kekakuan pada sendi yang membuat pergerakan terbatas dan menimbulkan ketidaknyamanan saat berjalan atau mengenakan alas kaki.
Bahkan, sentuhan ringan seperti dari kaos kaki bisa memicu rasa nyeri. Gout sering muncul dalam bentuk serangan nyeri yang berulang, di mana pembengkakan dan nyeri datang tiba-tiba, mereda dalam beberapa hari atau minggu, lalu muncul kembali di waktu lain.
Jika kondisi ini dibiarkan tanpa pengobatan dalam jangka panjang, dapat terbentuk benjolan keras di bawah kulit yang disebut tophi, yaitu kumpulan kristal asam urat yang biasanya muncul di sekitar jari atau telapak kaki.
Meskipun tidak selalu menimbulkan rasa sakit, tophi dapat menyebabkan kerusakan pada kulit maupun sendi di sekitarnya jika tidak segera ditangani.
Sumber : 5 Ciri Asam Urat yang Terlihat di Kaki, Salah Satunya Kulit Memerah
Leave a comment