Waspadai Gagal Ginjal Akut pada Anak: Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, kasus gagal ginjal akut pada anak-anak menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama pada kelompok usia 6 bulan hingga 18 tahun.

Tren ini memicu kekhawatiran, terlebih karena jumlah kasus terus bertambah dalam dua bulan terakhir.

Menanggapi hal ini, Kementerian Kesehatan menyampaikan imbauan kepada para orang tua untuk tetap waspada tanpa perlu panik secara berlebihan.

Dalam rilis resminya, Kemenkes menyebutkan beberapa gejala awal yang bisa menjadi tanda-tanda gagal ginjal akut, antara lain diare, muntah, demam yang berlangsung selama tiga hingga lima hari, batuk dan pilek, serta penurunan drastis jumlah urine hingga tidak bisa buang air kecil sama sekali.

Bila anak menunjukkan satu atau lebih gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera membawanya ke fasilitas kesehatan guna mendapat pemeriksaan lanjutan.

Plt. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, MH. Kes, turut mengingatkan agar orang tua tidak menunda pemeriksaan jika mendapati gejala mencurigakan pada anak.

Kewaspadaan dan deteksi dini menjadi kunci penting dalam penanganan penyakit ini. Untuk memperkuat respons terhadap kasus yang terus berkembang, pemerintah telah menetapkan kebijakan resmi melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022.

Dokumen ini mengatur tata laksana penanganan pasien gagal ginjal akut bagi tenaga medis dan petugas kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui kebijakan tersebut, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dan sektor kesehatan dapat bersinergi dalam mencegah serta menangani kasus gagal ginjal akut pada anak sedini mungkin, guna melindungi generasi muda dari risiko komplikasi yang lebih serius.

Sumber : Waspadai Gagal Ginjal Akut pada Anak: Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started