Gibran Bakal Berkantor di Papua? Respons Santai Wapres Bikin Kaget

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Berita mengenai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang akan menerima instruksi spesial dari Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin percepatan pembangunan di Papua sempat menghangatkan situasi politik. Bahkan, beredar rumor bahwa Gibran akan bekerja di Papua. Namun, diketahui bahwa tugas besar ini sebenarnya bukanlah penugasan khusus, melainkan mandat yang langsung berasal dari undang-undang.

Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Dia mengungkapkan adanya percakapan mendalam mengenai penugasan ini kepada Gibran.

“Dan concern pemerintah dalam menangani papua ini dalam beberapa hari terakhir ini sedang mendiskusikan untuk memberikan suatu penugasan dari presiden kepada wakil presiden untuk percepatan pembangunan Papua,” kata Yusril dalam acara Launching Laporan Tahunan Komnas HAM, Selasa (8/7/2025).

Yusril bahkan menunjukkan bahwa ada kemungkinan Gibran akan lebih sering beraktivitas dari Papua untuk mengatasi persoalan ini.

“Kalau Pak Kiai Ma’ruf diberi tugas untuk pengembangan ekonomi syariah oleh Pak Jokowi, dan sekarang ini akan diberikan penugasan bahkan mungkin ada juga mungkin kantornya wapres bekerja dari Papua menangani masalah ini,” ujarnya.

Namun, Yusril kemudian mengklarifikasi bahwa landasan penugasan ini bukanlah keputusan presiden khusus dari Prabowo, tetapi merupakan mandat yang berasal dari Pasal 68A Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Undang-undang ini menetapkan pembentukan Badan Khusus Percepatan Pembangunan Otsus Papua yang dipimpin secara langsung oleh Wakil Presiden.

“Dalam Pasal 68A UU Otsus Papua tersebut, diatur tentang keberadaan Badan Khusus untuk melakukan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi pelaksanaan Otonomi Khusus Papua,” kata Yusril kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).

Ia menekankan bahwa yang akan beroperasi di Papua adalah sekretariat lembaga tersebut, bukan Gibran yang memindahkan kantor wakil presidennya.

“Jadi bukan Wakil Presiden akan berkantor di Papua, apalagi akan pindah kantor ke Papua,” jelas Yusril.

Menanggapi tugas besar ini, Gibran Rakabuming menyatakan bahwa dia siap. Dia menekankan akan meneruskan usaha keras Wakil Presiden sebelumnya, Ma’ruf Amin, dan siap untuk diutus kapan saja.

“Saya sebagai pembantu presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun, dan ini kan melanjutkan kerja keras dari Pak Wapres Maruf Amin untuk masalah Papua,” ujar Gibran di Klaten, Jawa Tengah.

Ketika ditanya tentang rincian tempat kerja, Gibran memberikan respons yang rileks yang mencerminkan kemampuannya untuk beradaptasi.

“Kalau saya bisa berkantor di mana saja. Bisa di Jakarta, di Kebon Sirih, bisa di IKN kalau Desember nanti sudah jadi, bisa di Papua, bisa juga di Klaten di Jawa Tengah. Ini kita di mana pun kita jadikan kantor,” ucap Gibran.

Ia menggarisbawahi bahwa hal yang paling krusial adalah rutin berkunjung ke lokasi dan berbicara langsung dengan penduduk.

“Karena bagi saya, sekali lagi sebagai pembantu presiden, harus sering ke daerah, harus sering berdialog dengan pelaku-pelaku usaha seperti tadi, menerima masukan, menerima kritikan, evaluasi apa pun itu. Jadi, bisa berkantor di mana saja, bisa bertemu dengan warga, itu yang paling penting,” ujarnya.

Sumber : Gibran Bakal Berkantor di Papua? Respons Santai Wapres Bikin Kaget

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started