Dialog Publik Pilkada, Muhlis Minta Pemuda Jangan Ikut-ikutan Money politics

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM, Muara Teweh- Penjabat Bupati Barito Utara, Muhlis meminta dalam Pilkada pemuda pemuda benar-benar menggunakan hak pilihnya secara rasional, dan tidak terlibat dalam kegiatan politik uang.

Hla in disampaikannya dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Gazali Montalatua, ketika membuka dialog publik pilkada yang diinisiasi Komisi Pemilihan Umum Barito Utara, Rabu 14 Agustus 2024, di Gedung Balai Antang.

“Menjadi pemilih yang benar-benar menggunakan hak pilihnya secara tepat dan tidak hanya ikut-ikutan atau ikut money politics,” tegas Muhlis.

DIa berharap, melalui kegiatan bersifat dialogis ini, nantinya dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi generasi muda selaku pemilih pemula.

“Harapan kita bersama kegiatan Dialog Publik seperti ini menjadi wadah bertukar pikiran dan pendapat seputar calon Kepala Daerah. Sehingga para generasi muda Barito Utara yang tergolong pemilih pemula tidak mudah termakan isu hoaks,” pesan Muhlis.

Tidak lupa dia berpesan agar para pemuda menggunakan hak politiknya, sehingga partisipasi masyarakat memenuhi target nasional 79, 5%.

Sementara itu komisioner KPU Barito Utara, Paizal Rahman, memperbaharui informasi terkait jumlah pemilih sementara sebelumnya. Sebelumnya disebut terdapat penambahan 1001 pemilih. Setelah dihitung lebih spesifik lagi ternyata 999 pemilih. Artinya ada 2 digit saja angka pemilih yang mendapat pembaharuan.

Pada Pilkada nanti sebut Paizal atau yang akrab disapa Ical ini, terdapat penurunan jumlah TPS dibanding Pemilu 2024.

“TPS Pilkada berkurang sekitar 40%,” ungkap Ical.

Dia juga meluruskan kesalahan pola pikir beberapa masyarakat yang beranggapan, siapa saja yang memimpin tidak berpengaruh apa-apa juga pada penghidupannya.

“Aweh beh pemimpin eh, kate-kate beh. Mamantat, manetes beh yaku,” kata Ical menirukan anggapan warga dalam bahasa Dayak Bakumpai. Artinya, “Siapa pun pemimpinnya, saya tetap begitu saja. Menyadap karet, memotong rotan,” katanya.

Padahal menurut Ical, pemimpin itu penting, karena mengatur lini sektor di Kabupaten. Baik itu perekonomian, perdagangan bahkan pertanian.

Dialog Publik Pilkada ini dihadiri perwakilan Dandim 1013 Muara Teweh, Kasat Intelkam yang mewakili Kapolres, Kepala Badan Kesbangpol, Kajari, Ketua Bawaslu, HMI, KNPI, Karang Taruna dan Pelajar SMA/SMK Muara Teweh (M. Gazali Noor)

Sumber : Dialog Publik Pilkada, Muhlis Minta Pemuda Jangan Ikut-ikutan Money politics

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started