1tulah.com, MUARA TEWEH – Yayasan Batara, yang menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), menerima dana corporate social responsibility (CSR) dari PT SMM.
Diketahui PT SMM merupakan salah satu perusahaan bergerak pada bidang tambang batu bara yang beroperasi di Kalimantan Tengah, wilayah Barut.
“Barakallah, PT SMM sangat mendukung kelangsungan pendidikan di wilayah Barut. Tentunya hal ini sangat diapresiasi Yayasan Batara Muara Teweh yang menaungi STIE Muara Teweh pihak manajemen PT SMM menyalurkan dana CSR nya ke STIE Muara Teweh,” kata Ketua Komisi III DPRD Barut, DR H Tajeri, Senin (12/8/2024).
Menurut Tajeri, hal ini sangat jarang dilakukan oleh perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kabupaten Barut.
Padahal, lanjut dia, sangat banyak perusahaan tambang di Kabupaten Barito Utara yang beroperasi, yang tentunya mendapatkan keuntungan dari hasil usaha, di dalam hasil usaha tersebut tentunya ada kewajiban perusahaan, yaitu dana CSR.
Padahal hal ini juga wajib bagi semua perusahaan mengeluarkan dari keuntungan 2,5% sampai 3%, ini amanat undang-undang.
“Saya berharap kepada semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara mengikuti jejak PT SMM,” ujar Tajeri
“Apakah dana CSR tersebut untuk kelangsungan pendidikan, tempat ibadah, kesehatan, air bersih, kegiatan kepemudaan dan lain sebagaimana, hal ini sangat perlu dan mendukung program pemerintah, karena dunia pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.
Berdasarkan data pihaknya, PT SMM sudah beberapa kali memberikan bantuan dana CSR, yakni pada 2022 dan 2023, guna membangunkan perumahan dosen 2 unit, dan rumah tersebut sudah ditempati oleh dosen STIE Muara Teweh.
Para dosen, dia bilang sangat berterima kasih kepada manajemen PT SMM, di samping bantuan dana CSR PT SMM juga melakukan kerja sama dengan STIE Muara Teweh, memberikan ruang untuk mahasiswa magang selama 3 bulan.
Tentunya, kata Tajeri hal ini juga sangat membantu bagi mahasiswa yang ingin mengetahui secara dekat bagaimana perusahaan tambang yang ada di area PT SMM.
Bahkan ada di antara mahasiswa setelah selesai magang langsung diterima bekerja di PT SMM. Mahasiswa sangat bangga dan berterima kasih kepada manajemen PT SMM yang mau menerima mereka magang selama 3 bulan, makan, minum dan tempat tidur disediakan oleh perusahaan.
“Semoga apa yang dilakukan oleh PT SMM dapat ditiru oleh semua perusahaan tambang batu bara atau perusahaan kelapa sawit yang ada di Barito Utara, perusahaan harus ingat, hal ini adalah kewajiban semua perusahaan,” pungkas Tajeri.
Editor: Aprie
Leave a comment