1TULAH.COM – Salah satu tontonan favorit warga dalam Festival budaya Iya Mulik Bengkang Turan sambut HUT Barito Utara ke 74 tahun, adalah lomba Tari Pesisir dan Pedalaman.
Lomba ini dipentaskan di eks bandara Beringin Muara Teweh, pada Minggu, 28 Juli 2024 malam.
Acara ini tergolong padat penonton dan bisa disebut meriah. Didukung panggung dan tata lightingnya yang berkilauan, menjadikan kesan acara ini bukan acara biasa.
Lebih lagi peserta tari bukan hanya menari, melainkan juga membawa properti tari yang banyak dari berbagai bentuk sebagai perlengkapan seninya. Panggung pun terlihat ramai akan corak-corak budaya Dayak.
Suksesnya acara ini tidak lepas dari peran Kepala Disbudparpora Hj. Anisa Cahyawati beserta tim panitia dari dinasnya, yang tampak aktif mengatur jalannya lomba.
Peserta yang mengikuti lomba ini berjumlah 16 peserta dari berbagai kecamatan dan Sanggar Tari di Kabupaten Barito Utara.
Tercatat, peserta lomba adalah dari SSB Erai Pakat kecamatan Teweh Tengah. SSB Kemilau Ije Atei, Teweh Timur. Sanggar Huma Pambelum, SMA 2 Muara Teweh. SSB Ruang Tali, Lahei Barat. SSB Tingang Tampuk Jariangau, Gunung Timang. Sanggar Batung Mira Purut. SSB Daya Manti, Lahei I. Sanggar SSB Pahet Belah C. SSB Tingang Tampuk Jariangau B, Gunung Timang. SSB Ruhui Rahayu, Lahei Muara Inu. Karang Taruna, Lahei. SSB Amanda Jewata, Gunung Purei. SSB Huma Pambelum, Teweh Baru. Sanggar SSB Pahet Belah A. Sanggar SSB Pahet Belah B dan Sanggar PB ARI Mandau Talabet.
Sebagai Dewan Juri, penilai dan penentu pemenang lomba ada 5 orang, 3 dari Provinsi dan 2 dari Kabupaten setempat.
Usai pentas lomba, salah satu juri provinsi, yaitu Hj. Ida Rumsjah Bagan memberikan catatan penting bagi para peserta lomba. Sebab menurutnya, masih ada yang salah kaprah perbedaan Tari Pesisir dan Pedalaman.
“Perbedaan pesisir dan pedalaman. Pesisir basicnya Melayu,” jelas Hj. Ida Rumsjah Bagan.
Hasil akhir lomba sebagai penyaji terbaik satu diraih peserta dengan nomor 13. Begitupun untuk penata tari terbaik dan penata musik serta penata artistik terbaik, juga diraih nomor 13, SSB Huma Pambelum (M. Gazali Noor)
Leave a comment