Pemkab Barut Panen Padi Bersama di Desa Walur, Pj Bupati Berharap Mampu Menekan Gejolak Harga Beras

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1tulah.com, MUARA TEWEH-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melalui Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara melaksanakan panen padi bersama yang dilaksanakan di desa Walur kecamatan Gunung Timang, Sabtu (23/3/2024).

Panen padi bersama dihadiri oleh pejabat lingkup Dinas Pertanian beserta jajarannnya, perwakilan Kodim 1013 Muara Teweh, koordinator BPP Gunung Timang beserta jajarannya, PPL kecamatan Gunung Timang, kepala desa Walur dan semua kelompok tani desa Walur.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Barut Sugeng, sebelum melaksanakan kegiatan dilakukan kegiatan perhitungan produktivitas menggunakan  metode pengambilan sempel melalui ubinan, dengan hasil rerata produktivitasnya 5.6 ton/Ha.

Ditambahkannya, jumlah luasan padi yang dipanen di desa Walur ini, seluas 100 Ha dengan varietas inpari 9.

“Produksi dan produktivitas hasil panen padi varietas inpari 9 tersebut, karena petani bersama kelompok tani  melakukan kegiatan budidaya tanaman dengan baik, sehingga proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi dapat optimal.”ungkap Kepala Dinas Pertanian Barut, Sugeng.

Kepala Dinas Pertanian Barut mengharapkan kepada semua kelompok tani yang ada di Barito Utara, agar bersemangat untuk meningkatkan usaha taninya melalui penanaman kembali pada musim tanam periode April-September (ASEP).

“Dengan harapan untuk menjaga keterdiaaan pangan, stabilitas pangan dan kemandirian pangan diwilayah Kabupaten Barito Utara,  sehingga terciptalah kemakmuran masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional yang mantap dan kuat,” tutup Sugeng.

Di tempat terpisah, Pj Bupati Barito Utara Drs. Muhlis mengatakan kegiatan panen seluas 100Ha  di desa Walur dengan varietas inpari 9 yang dilaksanakan ini menjadi angin segar bagi Kabupaten Barito Utara, terutama dalam situasi menghadapi kenaikan harga beras dan gejolak inflasi.

“Saya berharap produksi padi di desa Walur ini dapat mendukung ketahanan pangan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi di Barut, meskipun stok beras di Barut masih aman, tapi beras merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi tertinggi, terlebih saat bulan suci Ramadhan seperti sekarang ini dan menjelang hari raya Idul Fitri, tentu kebutuhan akan beras semakin meningkat dari hari-hari biasanya,” pungkasnya. (Delia)

Sumber : Pemkab Barut Panen Padi Bersama di Desa Walur, Pj Bupati Berharap Mampu Menekan Gejolak Harga Beras

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started