1tulah.com – Waspada, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akhir-akhir ini semakin meningkat. Di beberapa daerah di Indonesia, kasus DBD mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satu daerah yang juga alami kenaikan ini sendiri yakni Malang, Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Malang, Umar Usman, unit gawat darurat (UGD) di beberapa rumah sakit di Malang berada dalam kondisi over kapasitas akibat lonjakan kasus DBD.
Menanggapi kasus DBD ini, Dokter Spesialis Anak sekaligus, Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. dr Hartono Gunardi, Sp.A mengatakan, lonjakan penyakit DBD terjadi karena pergantian cuaca yang sebabkan banyaknya genangan air.
Sedangkan genangan air sendiri menjadi salah tempat bersarangnya nyamuk. Hal ini yang membuat perkembangbiakan nyamuk juga meningkat.
Pergantian cuaca, lalu permulaan musim hujan ini akan mengakibatkan genangan air yang lama itu menyebabkan tempat bersarangnya nyamuk,” ucap Prof.Hartono saat diwawancarai di Kemenkes, Senin (18/3/2024).
Sebab adanya risiko sarang nyamuk ini, Prof Hartono mengingatkan untuk masyarakat kembali meningkatkan pencegahan melalui 3M plus. Hal ini akan sangat membantu untuk mengurangi perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti.
Terkait 3M plus ini di antaranya sebagai berikut.
– Menguras tempat penampungan air
– Menutup tempat-tempat penampungan air
– Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.
Sementara itu, untuk poin plusnya yakni berbagai hal di antaranya:
– Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk
– Memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air
– Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
– Menggunakan obat anti nyamuk
– Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah
– Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama
– Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup
– Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras
– Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
Tak hanya melakukan 3M plus, anak-anak yang berada usia 6 tahun ke atas juga dianjurkan untuk lakukan vaksinasi DBD (Vaksin Dengvaxia) sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian virus. (suara.com)
Leave a comment