Fakta Menarik Dibalik Ikan Buntal yang Dikenal Mematikan

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan oleh berita tragis yang merenggut tiga nyawa akibat mengonsumsi ikan buntal di Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Mengapa ikan buntal menjadi begitu berbahaya? Mari kita eksplorasi bersama di sini!

Anatomi dan Sifat Beracun

Saat membicarakan ikan buntal, yang biasanya terbayang adalah gambaran ikan lucu yang dapat membesar seperti balon ketika terancam. Meskipun penampilannya yang menggemaskan, ikan ini memiliki sifat beracun yang patut diperhatikan.

Mengapa Ikan Buntal Mematikan?

Ikan buntal dikenal karena kemampuannya untuk membesar saat merasa terancam. Ketika terpojok atau dalam keadaan stres, tubuhnya akan membesar dengan cepat dan melepaskan duri-duri tajam yang tersebar di seluruh tubuhnya. Duri-duri ini mengandung racun tetrodotoksin yang mematikan.

Kengerian Racun Tetrodotoksin

Tetrodotoksin adalah neurotoksin yang mempengaruhi sistem saraf, menyebabkan kelumpuhan dan bahkan kematian pada manusia. Bahkan dalam jumlah kecil, tetrodotoksin dapat menyebabkan dampak serius seperti kelumpuhan otot dan masalah pernapasan. Saat ini, belum ada penawar yang efektif untuk racun ini, sehingga pengobatan hanya bisa dilakukan melalui pendekatan medis yang agresif dan pencegahan terhadap racun yang masuk ke dalam tubuh.

Fakta Menarik tentang Ikan Buntal

1. Ikan dalam Budaya Populer: Meskipun terkenal karena racunnya yang mematikan, ikan buntal tetap menjadi bagian penting dalam budaya populer, terutama di Asia. Di Jepang, hidangan fugu yang dibuat dari ikan buntal dianggap sebagai sebuah kebanggaan kuliner, meskipun memerlukan koki yang berani dan penikmat makanan yang berani.

2. Lebih dari 100 Spesies Ikan Buntal: Ada lebih dari 100 spesies ikan buntal yang tersebar di perairan air asin dan beberapa di air tawar di seluruh dunia.

3. Racun Tidak Hilang dengan Memasak: Racun tetradotoksin pada ikan buntal tidak hilang meskipun dimasak atau dibekukan. Jika tidak diproses dengan hati-hati, racun ini dapat tersebar dan diserap oleh daging ikan, mengancam keselamatan konsumen.

Gejala keracunan ikan buntal dapat bervariasi mulai dari mati rasa di sekitar mulut, mual, muntah, sakit perut, gangguan pencernaan, hingga kelumpuhan, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian. Dalam kasus yang parah, racun ini dapat menyebabkan gangguan irama jantung, penurunan tekanan darah, dan hilangnya kesadaran. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari mengonsumsi ikan buntal kecuali jika diproses dengan hati-hati oleh ahli yang terlatih.

Sumber : Fakta Menarik Dibalik Ikan Buntal yang Dikenal Mematikan

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started