Prabowo Bernyanyi Saat Besuk Solihin GP Sebelum Meninggal, Ini 4 Adab yang Dilakukan Saat Hadapi Orang Sakaratul Maut

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1TULAH.COM – Heboh di media sosial, Prabowo Subianto menyanyikan Mars Siliwangi saat membesuk mantan Gubernur Jawa Barat, Solihin GP. Tindakan yang dilakukan Prabowo memicu pro kontra netizen, mengingat capres 02 itu tengah menjenguk orang sakit, yang bahkan diduga sedang menghadapi sakaratul maut.

Solihin Gautama Purwanegara atau Solihin GP dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, (5/3/2024) pukul 03.09 WIB. Ia wafat ketika dalam perawatan di RS Advent dan disemayamkan di rumah duka keluarga besar di Jalan Cisitu Indah, Kota Bandung.

Usai Solihin GP berpulang dan dimakamkan, momen Prabowo Subianto menjenguk mantan Letnan Jenderal TNI itu viral di media sosial. Momen tersebut diduga terjadi beberapa hari sebelum Solihin GP mengembuskan napas terakhirnya.

Melihat hal ini, banyak netizen yang menyayangkan. Sebab, alih-alih membimbing Solihin GP membaca tasbih dan berzikir, atau membimbing membaca dua kalimat syahadat saat menghadapi sakaratul maut, Prabowo malah bernyanyi lagu Mars Siliwangi bersama di hadapan mantan Komandan Tentara Keamanan Rakyat Kabupaten Bogor yang sedang terbaring lemah itu.

Lalu, seperti apa adab yang harus dilakukan saat menghadapi orang sakaratul maut?

Dilansir NU Online, Musthafa Al-Khin dalam kitabnya Al-Fiqhul Manhajî mengatakan ada 4 hal yang harus dilakukan saat melihat orang sakaratul maut alias naza, di antaranya yakni:

1. Posisikan wajah ke arah kiblat

Memposisikan orang tersebut tidur miring ke sisi badan sebelah kanan untuk menghadapkan wajahnya ke arah kiblat. Jika dirasa susah, maka menelentangkannya dengan posisi kepala sedikit diangkat sehingga wajahnya menghadap ke kiblat. Begitu pula kedua ujung kakinya juga disunahkan untuk dihadapkan ke arah kiblat.

2. Ajari baca syahadat

Disunahkan untuk mengajari (mentalqin) orang yang sedang sekarat kalimat syahadat yakni “lâ ilâha illallâh” dengan cara yang halus dan tidak memaksanya untuk ikut menirukan ucapan syahadat itu.

Cukuplah mentalqin dengan mengulang-ulang memperdengarkan kalimat “lâ ilâha illallâh” di telinganya tanpa menyuruh untuk mengucapkannya.

3. Membaca surat Yasin

Disunahkan membacakan surat Yasin kepada orang yang sedang sekarat. Hal ini sesuai dengan sunnah yang disampaikan langsung Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:

“Bacakanlah surat Yasin kepada orang yang sedang sekarat di antara kalian,” ujar Rasulullah.

4. Berbaik sangka

Orang yang tengah mengalami sakit dan merasakan sudah adanya tanda-tanda kematian, ia dianjurkan untuk berbaik sangka (husnuzan) kepada Allah SWT. Dalam keadaan seperti itu, yang terbaik ia lakukan yakni membuang jauh-jauh bayangan dosa dan kemaksiatan yang telah diperbuat. Sebaliknya, ia dianjurkan untuk membayangkan jika Allah SWT akan menerimanya dan mengampuni semua dosa-dosanya.

Sumber : Prabowo Bernyanyi Saat Besuk Solihin GP Sebelum Meninggal, Ini 4 Adab yang Dilakukan Saat Hadapi Orang Sakaratul Maut

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started