1TULAH.COM – Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi kenaikan harga beras di setidaknya 179 kabupaten/kota. Harga rata-rata beras mencapai Rp 14.380, mengalami kenaikan sebesar 2,92% dibandingkan bulan Januari sebelumnya. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyatakan bahwa kenaikan harga beras terus berlanjut pada awal Februari 2024. Pada pekan pertama Februari, harga rata-rata beras naik 0,93% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara pada pekan kedua Februari, harga beras naik 1,65% dibandingkan bulan Januari.
“Jadi, kita lihat di minggu ketiga Februari 2024, kenaikan harga beras mencapai 2,92% dibandingkan Januari 2024. Dan harga beras ini di minggu ketiga Februari 2024 secara rata-rata mencapai Rp14.380 per kg dan kenaikan harga beras ini terjadi 179 kabupaten/kota,” beber Pudji dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, dikutip dari YouTube Kemendagri, Senin (19/2).
Pudji juga mengungkapkan bahwa sekitar 20% wilayah Indonesia mengalami kenaikan harga beras yang lebih tinggi daripada rata-rata nasional pada pekan ketiga Februari 2034. Dia juga menyoroti bahwa terjadi peningkatan harga beras yang cukup signifikan pada minggu sebelumnya.
“Jadi, kalau kita lihat terlihat bahwa harga beras di Februari minggu ketiga meningkat cukup tinggi dibandingkan minggu kedua Februari 2024, (naik dari Rp14.166 per kg ke Rp14.380 per kg),” terangnya.
Meskipun begitu, Pudji menyatakan bahwa Indonesia diproyeksikan mengalami surplus beras pada bulan Maret 2024. Namun, produksi beras diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pada Maret 2023, jumlah panen mencapai 5,13 juta ton beras, sementara untuk tahun 2034, diperkirakan hanya akan mencapai 3,51 juta ton beras. Oleh karena itu, Pudji menyarankan untuk melakukan percepatan tanam dan mengoptimalkan lahan pertanian.
“Sehingga kalau kita bandingkan antara konsumsi dengan produksi, maka surplus yang akan terjadi pada Maret 2024 ini jauh lebih rendah dibandingkan surplus Maret 2023,” tuturnya.
Leave a comment