1TULAH.COM-Ketersediaan air bersih di wilayah Kalteng masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah setempat. Meskipun sebagian besar wilayahnya berada di tepian bantaran sungai, terutama saat musim penghujan seperti saat ini.
Air sumur atau tanah yang masih menjadi andalan warga setelah air sungai, biasanya akan menjadi keruh, sangat tidak layak untuk dipergunakan sebagai air untuk kebutuhan sehari-hari.
Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter mengatakan pembangunan sarana air bersih untuk wilayah perdesaan hendaknya semakin ditingkatkan oleh pemerintah.
Pasalnya, khususnya di Kalteng masih terdapat banyak desa yang tidak memiliki sarana air bersih, sehingga membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Misalnya seperti sejumlah desa di wilayah Dapil II meliputi Kotim dan Seruyan, banyak yang kesulitan mendapatkan air bersih, maka sarana itu perlu dibangun secara merata,” ucap Alexius Esliter, Rabu (7/2/2024).
Dalam upaya membangun sarana air bersih ini, pemerintah terutama daerah di Kalteng bisa memikirkan solusi, misalnya memperluas jaringan PDAM hingga desa maupun membangun bendungan sebagai tempat penampungan.
“Kebutuhan akan air bersih ini merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi, dan ini juga berkaitan dengan kesehatan. Sebab, jika air yang dikonsumsi tidak bersih maka bisa menyebabkan penyakit,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada dasarnya setiap desa pastinya memiliki sungai maupun sumur, akan tetapi kebanyakan sungai sekarang ini tercemar, dan ketika musim penghujan, air sumur menjadi keruh dan tidak bisa dikonsumsi.
“Jadi sangat kita harapkan kebutuhan masyarakat ini bisa dipenuhi oleh pemerintah dengan solusi, supaya kedepan tidak ada lagi desa yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup,” tukasnya. (Ingkit)
Sumber : Musim Penghujan, Air Sumur di Kalteng Tak Layak Konsumsi? Ini Saran Legislator Kalteng
Leave a comment