1TULAH.COM – Pemeriksaan jenazah Dante, putra Tamara Tyasmara, sudah selesai dan diterima oleh Kasubdit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu.
Polisi memastikan bahwa hasil forensik atas Dante tidak mengalami penyuntingan. Langkah berikutnya adalah polisi akan segera mengadakan pertemuan untuk membahas perkara ini.
Hari ini juga dapat hasil dari forensik dari kegiatan investigasi kemarin. Hasilnya sangat berguna untuk kelanjutan penyidikan kasus,” ungkap Rovan di Polda Metro Jaya, Kamis (8/2/2024).
“Ke depan penyidik akan melaksanakan gelar perkara terkait kedudukan tersangka,” imbuhnya.
Rovan memastikan bahwa ada tersangka yang akan ditetapkan atas kematian Dante. Hasil autopsi juga sengaja tidak diumumkan agar tersangka tidak melarikan diri.
“Untuk hasil CCTV semuanya akan kami ungkap saat gelar perkara untuk mencegah pelaku melarikan diri,” ucap Rovan.
Sebelumnya, Tamara dituduh menghapus rekaman CCTV, tetapi dia dengan tegas menyangkal tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa dia belum melihat isi rekaman CCTV tersebut.
“Sampai sekarang belum bisa lihat. Jadi tidak ada saya menyembunyikan CCTV, tidak bolehin bapaknya lihat CCTV nggak ada. Saya sendiri pengin banget lihat CCTV-nya,” ungkap Tamara Tyasmara kepada wartawan di Kantor Polda Metro Jaya, Rabu (7/2).
“Yang tadinya saya nanti ah nunggu 7 hari, pas saya siap ternyata sudah disita polisi. Jadi tidak ada saya menyembunyikan CCTV,” imbuhnya.
Tamara menolak untuk melihat rekaman CCTV karena masih dalam kondisi berduka. Dia menyatakan bahwa meskipun sudah ditawarkan, dia belum memilih untuk melihat rekaman tersebut.
“Untuk CCTV awal kejadian orang masih berduka saya dipaksa lihat CCTV saya rasanya gimana gitu. Saya bilang nanti saja deh,” kata Tamara.
Tamara mengakui bahwa dia heran dengan tuduhan yang menyebut bahwa dia menyembunyikan peristiwa kematian anaknya dari publik.
“Nyembunyiin CCTV kapan? waktu meninggal itu saya ngobrol sama orang aja nggak bisa, (jenazah) Dante masih di depan saya. Jadi tidak ada saya menolak visum atau saya menyembunyikan CCTV itu tidak ada,” kata Tamara.
“Aku terima aja karena ya wajar orang punya pendapat masing-masing, terlebih kayaknya saya orangnya jarang aktif media. Yang penting saya kerja nggak saya umbar-umbar, dari awal saya minta tolong sama kak Sandy ya udah saya lakuin aja apa yang harus saya lakuin,” lanjutnya.
Angger Dimas sebelumnya mencabut penolakan untuk melakukan autopsi terhadap putranya yang meninggal, Dante. Ia merasa ada keanehan ketika anaknya tenggelam di kolam renang umum dan meninggal dunia.
Dante, satu-satunya anak Angger Dimas dengan Tamara Tyasmara, meninggal pada 27 Januari 2024. Angger mencatat bahwa ia melihat bekas tekanan di tangan putranya saat membersihkan jenazahnya.
Sumber : Hasil Autopsi Anak Tamara Tyasmara Sudah Keluar, Polisi Sebut Ada Tersangka
Leave a comment