1TULAH.COM – Musdalifah, seorang komika, melahirkan bayi kembar prematur pada 9 Juni 2023. Sayangnya, salah satu dari kedua bayi tersebut meninggal setelah satu hari di dunia. Pengalaman serupa terjadi pada anak pertamanya, Daffa, yang juga lahir kembar, tetapi satu janinnya tidak berkembang saat usia kandungan tiga bulan.
“Dua-duanya sebenarnya kembar. Daffa itu kembarannya tiba-tiba hilang pas umur (kandungan) masuk 3 bulan,” ucap musdalifah, Sabtu (3/2).
Dalam kehamilan keduanya, Musdalifah melahirkan prematur Devin Afta Asadel dan Devan Afla Asadel pada 9 Juni 2023, ketika usia kandungan baru mencapai 7 bulan. Kedua putranya tersebut mengalami perjuangan di NICU rumah sakit setelah kelahiran.
“Yang kedua sudah positif banget kembar. Berjalan sampai kehamilan 4 bulan, mulai ada crack mungkin kecapekan atau gimana. Saya kira itu air setetes dua tetes, rembes dikit-dikit sampai memasuki usia 7 bulan ketuban sebelahnya itu sudah habis (airnya) jadi ngajakin keluar (lahir),” kata Musdalifah.
“Malah yang nggak ada ini (bayi yang meninggal) di USG ini suka memperlihatkan wajahnya. Adiknya ini yang sering ngumpet,” lanjut Dian, suami Musdalifah.
Musdalifah mengakui bahwa malam sebelumnya, dia merasakan stres hingga bermimpi mendengar suara tangisan bayi dan melihat proses persalinan caesar. Dalam mimpinya, dokter hanya mengangkat satu bayi, tetapi awalnya Musdalifah menilai itu sebagai sekadar bunga tidur.
“Pagi biasa sarapan segala macam, pas dia (suami) mau pamitan jumatan mulai di situ sakit, mulai kontraksi, lama kelamaan saya panggil mbak yang ada di rumah. Makin ke situ saya sudah mulai nangis, firasat buruk, pas diperiksa ternyata sudah mau lahiran,” terang Musdalifah.
“Habis caesar dia masih di ruangan, aku yang temenin anak-anak pindah-pindah ruangan. Aku yang dikasih kabar (kondisi bayi) cuma bisa diam saja nggak tega juga. Aku pendam sendiri dulu deh ntar dulu sampai si baby yang lagi ditangani ini stabil. Semalaman aku nggak tidur sampai subuh. Jam 3 pagi dapat kabar bayi yang satu, saturasinya turun aku kasih tahu dia kondisinya lagi turun. Subuh aku dapat kabar (bayi yang bernama Devin meninggal dunia),” sambung Dian.
Dikarenakan kelahirannya yang prematur, kesehatan Devan, putra bungsu Musdalifah, harus terus dipantau karena bayi prematur memiliki risiko komplikasi. Saat ini, Devan dilaporkan mengalami tahap akhir Retinopathy of Prematurity (ROP), suatu kelainan mata yang dapat menyebabkan kebutaan.
“Prematur komplikasinya banyak banget, bisa kena apa aja. Devan itu kena ROP tahap akhir,” ungkap Musdalifah.
“Prematur itu kan harus melewati empat step, yaitu pernapasan, pencernaan, infeksi, dan mata. Ketiganya udah lewat, matanya ini kena,” terang Dian.
Devan baru-baru ini menjalani pemeriksaan dan diketahui bahwa ROP yang dialaminya telah mencapai tahap 2. Oleh karena itu, Devan harus menjalani tindakan laser sebagai bagian dari penanganan kondisi tersebut.
“Mata kena ROP di stage 4. Kita periksa lagi udah naik ke stage 2. Kemarin matanya sudah operasi, dilaser. 2023 banyak kejadian, papa meninggal, banyak banget itu (ujian),” jelas Musdalifah.
Sumber : Anak Bungsu Komika Musdalifah Lahir Prematur Hingga Berjuang Melawan ROP
Leave a comment