1TULAH.COM – Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez dipastikan tidak akan kehilangan jabatannya sebagai pelatih sebelum musim ini berakhir, terlepas dari hasil yang diraih Barcelona di kompetisi domestik dan Eropa. Hal tersebut diungkapkan Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Joan Laporta mengklaim jika Xavi berhak untuk mengakhiri musim ini sebagai pelatih Barcelona. Diketahui, kontrak Xavi sendiri baru akan berakhir pada 2025 mendatang, namun ia memutuskan mundur di akhir musim ini.
“Saya merasa keputusan yang diambil Xavi terbawa dari kekalahan, tetapi saya mendengarkannya dan akhirnya tahu ia sudah lama mempertimbangkan keputusan tersebut,” ujar Laporta kepada RAC 1, Jumat (3/2/2024).
Bahkan Joan Laporta mengaku siap membujuk Xavi untuk terus bertahan, namun Xavi telah membulatkan tekadnya.
“Saya menerima keputusan itu karena ia adalah Xavi,” kata Laporta.
“Saya tidak pernah berpikir untuk memecatnya. Saya ingin mempertahankannya. Saya tidak akan memecatnya apapun yang terjadi. Ia tidak pantas dipecat dan harus mendapatkan dukungan kami,” sambungnya seperti dimuat ANTARA.
Presiden Barcelona itu mengatakan jika keputusan tentang siapa yang akan menggantikan Xavi sebagai pelatih Barca ada “di tangan (direktur olahraga) Deco” dan klub yang sedang mencari opsi yang berbeda.
Sebelumnya dikabarkan, Xavi Hernandez mengatakan bahwa dirinya siap meninggalkan Barcelona apabila ia merasa tidak dapat membuat timnya kompetitif di akhir musim.
Kekalahan dari Villarreal pada pekan ke-22 La Liga membuat Xavi Hernandez mengambil keputusan tersebut.
Barcelona kalah dengan skor 3-5 ketika menjamu Villarreal yang bertandang ke Stadion Olimpic Lluis Companys pada Minggu (28/1/2023).
Xavi sendiri ditunjuk sebagai pelatih Barcelona sejak 2021, ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Spanyol pada musim 2022/23 dan Piala Super Spanyol pada 2023.
Sumber : Tidak Peduli Performa Tim, Presiden Barcelona: Saya Tidak Akan Memecat Xavi Apapun yang Terjadi
Leave a comment