Terparah Sejak Tahun 2005, Banjir di Wilayah Barito Utara Jadi Perhatian Kementerian PUPR dan BWS Kalimantan III

Coltliq Ekajaya – 1tulah |

1tulah.com, MUARA TEWEH-Pj. Bupati Barito Utara, Drs Muhlis bersama unsur Forkopimda dan unsur kepala perangkat daerah setempat mendampingi tim Penanganan Bencana Banjir kemeterian PUPR dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III yang dipimpin oleh I Putu Edy Purna Wijaya, meninjau langsung beberpa titik banjir yang terjadi diwilayah Barito Utara, Minggu (21/1/2024).

Beberapa wilayah yang ditinjau yaitu jalan dan permukiman yang berada di jalan Sengaji Hulu area pasar Pendopo dan menjadi salah satu pusat perdagangan masyarakat kabupaten Barito Utara, area Waterfront City, ruas Jalan Yetro Sinseng area Pasar Rakyat Dermaga, serta kompleks padat penduduk di Jalan Ahmad Yani dan beberapa tempat lainnya.

Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis menyampaikan, terimakasih kepada jajaran perwakilan Kementerian PUPR dan Balai wilayah Sungai Kalimantan III, karena telah meluangkan waktu melakukan kunjungan kerja ke wilayah Barito Utara.

“Hari ini kita hadir di sini mengunjungi warga yg terkena dampak banjir semuanya hadir disini dalam rangka yang pertama mensupport masyarakat kita yang terkena musibah banjir ini. Semoga mereka bersabar dan tabah terhadap kondisi ini,” ujarnya.

Kedua, ujarnya, pihak dari Kementerian PUPR dan juga Balai Besar Wilayah Sungai ini akan turun bersama tim dalam rangka melihat dari sisi hidrologinya.

Khususnya mengenai kondisi sungai dan apa yang bisa mereka lakukan dalam rangka menghadapi ataupun mengurangi intensitas air, yang cenderung tinggi setiap tahunnya.

“Nanti hasilnya tentu berupa kajian dan kalau itu udah selesai, nanti akan muncul dalam bentuk program dan kegiatan dari kementerian PUPR,” jelas Muhlis.

Diharapkannya, dengan kehadiran tim kementerian PUPR ini akan lebih mensupport kondisi wilayah Barito Utara dan secara umumnya DAS Barito.

“Sehingga secara keseluruhan nanti hal terkait dengan banjir ini bisa kita lebih tingkatkan penanganannya dan juga pengendaliannya,” tukas Muhlis.

Sementara itu, I Putu Edy Purna Wijaya, S.T, M.T, selaku kepala BWS Kalimantan menyampaikan, tim hidrologi yang turun melakukan survei dan perhitungan-perhitungan yang dibutuhkan untuk mengetahui berapa debit yang terjadi pada banjir kali ini.

“Info yang kami terima sebelumnya banjir seperti ini terjadi pada tahun 2005 itu yang pertama kami pelajari, yang ke dua dari data itu kita dengan teman-teman di dinas sudah menyusun suatu rencana-rencana pendek maupun rencana panjang,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk rencana pendek ini nanti kekira tanggap daruratnya setelah air surut seperti apa, kemudian untuk menengah dan panjangnya untuk menavigasi fungsi ini mencegah terulang kembali, atau mengurangi dampak-dampaknya.

“Itu juga akan kita programkan, mengingat bahwa apa yang terjadi di sungai ini adalah cerminan dari lingkungan kita, mudah-mudahan kita bisa lebih bisa menjaga lingkungan dan hidup berdampingan dengan baik,”pungkasnya.

Kegiatan dirangkai dengan peninjauannya ke Pusdalops Penanggulangan Bencana Kabupaten Barito Utara, dan dapur umum yang disediakan Pemkab Barut, dibantu oleh Koramil dan Relawan dalam menyediakan makanan untuk warga terdampak banjir yang berada di halaman kantor kecamatan Teweh Tengah.

 

 

Sumber : Terparah Sejak Tahun 2005, Banjir di Wilayah Barito Utara Jadi Perhatian Kementerian PUPR dan BWS Kalimantan III

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started