1tulah.com, MUARA TEWEH-Banjir yang terjadi wilayah Kabupaten Barito Utara semakin meluas. Dari 9 kecamatan yang ada, saat ini sudah 7 kecamatan yang terdampak banjir dan membutuhkan penanganan serius dari Pemkab setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, mendirikan Posko banjir di 7 kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Lahei Barat, Lahei, Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, Gunung Timang dan Montallat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barito Utara, Simamora Turahman, mengatakan, posko-posko tersebut didirikan untuk memudahkan penanganan bencana banjir, termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Posko-posko ini akan dioperasikan selama banjir berlangsung,” kata Simamora di Kantor BPBD Barito Utara, Sabtu (20/1/2024) siang.
Simamora menjelaskan, di setiap posko banjir akan ditempatkan petugas BPBD, Aparat Kecamatan dan Desa, TNI-Polri, Damkar, Kesehatan dan relawan untuk melakukan evakuasi warga, memberikan bantuan logistik, dan mengkoordinasikan upaya penanganan banjir.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, tetap waspada, berhati-hati dengan jaringan listrik yang berpotensi tergenang air dan menjaga anggota keluarganya ,” ujar Simamora, didampingi Kabid Darlog, Rijali Hadi.
Berikut adalah lokasi Posko banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Barito Utara:
- Kantor Kecamatan Lahei Barat
- Kantor Kecamatan Lahei
- Halaman Kantor Kecamatan Teweh Tengah, Jalan Merak, Jalan Imam Bonjol, Di Halaman Kantor Bappeda,
- Desa Malawaken, Kelurahan Jambu, Kelurahan Jingah.
- Kecamatan Teweh Selatan
- Kecamatan Gunung Timang
- Kecamatan Montallat
Sementara itu, dari pantuan di lapangan bahwa hingga saat ini, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Utara. Tinggi muka air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 2 meter. (Delia)
Sumber : 7 Kecamatan di Wilayah Barito Utara Terdampak Banjir, Rerata Ketinggian Air Capai 0,5 hingga 2 Meter
Leave a comment