1TULAH.COM – Kontroversi keberadaan dua akademisi dari Universitas Pertahanan (Unhan) yang nantinya akan menjadi panelis pada debat ketiga pilpres ditanggapi biasa saja oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Dedek Prayudi, sebagai jubir TKN Fanta Prabowo-Gibran menyampaikan mengembalikan persoalan itu kepada KPU.
“Biarkan saja KPU yang menilai ini ada indikasi konflik kepentingan atau tidak,” kata Dedek, Kamis (5/1/2024)
Terlepas dari kontroversi, Ia menilai dua akademisi asal Unhan tersebut layak dijadikan panelis sebab tema di debata ketiga pilpres ini mencakup isu pertahanan, keamanan dan geopolitik.
Tidak hanya itu, Dedek Prayudi juga melihat adanya potensi konflik kepentingan, walau Unhan berada di bawah Kementerian Pertahanan (Unhan).
“Ya kan tapi kan topiknya memang pertahanan, tapi kan kalau misalnya diprotes dan KPU mengakomodir protesnya atau tidak mengakomodir saya pikir itu bukan ranah TKN menilai,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mempermasalahkan dua panelis yang berasal dari Unhan untuk debat ketiga pilpres 2024. Ia berpendapat adanya dua akadeisi tersebut dapat mengganggu objektivitas.
Cak Imin mempermasalahkan sebeb Unhan masih berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan yang saat ini masih di pimpin Prabowo Subianto.
“Karena itu mengganggu objektivitas. Karena apa pun, Unhan di bawah Pak Prabowo, menhan,” kata Muhaimin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Sebagai solusi, Cak Imin berharap KPU dapat mengganti kedua panelis debat tersebut agar agenda yang diselenggarakan pada Minggu (7/1/2024) dapat berjalan secara objektif.
“Karena itu, saya protes. Syukur-syukur bisa diganti,” ujarnya.
Sumber : Kontroversi Panelis Debat Berasal dari Unhan, TKN: Biarkan KPU yang Nilai
Leave a comment