1TULAH.COM, Muara Teweh- Sulit dan mahalnya LPG bersubsidi di Barito Utara, Kalimantan Tengah, disarankan DPRD setempat agar dilakukan pasar penyeimbang.
Hal ini disampaikan anggota DPRD Barito Utara, Mustafa Joyo, terkait keluhan warga Desa Lemo mengeluh sulit dan mahalnya mendapatkan LPG bersubsidi 3 kg.
“Pemkab mestinya melakukan lagi pasar penyeimbang, kasihan warga di pedesaan yang jauh dari pangkalan LPG bersubsidi. Mereka sullit mendapatkan harga murah dan LPG jug mesti harus ke Muara teweh mereka membeli,” kata Mustafa Joyo Muchtar, kepada media ini, Rabu 20 Desember 2023.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, keluhan mahalnya harga LPG bersubsidi tidak hanya dirasakan warga Lemo. Melainkan hampir seluruh desa di pedalaman.
“Jadi cara mengatasi dalam waktu segera lakukan pasar penyeimbang seperti yang sudah-sudah. Pemerintah melalui intansi terkait harus respon cepat. Apalagi warga juga banyak yang hendak merayakan Natura,” imbuhnya.
Seperti diketahui, sulit dan mahalnya harga LPG bersubsidi membuat warga di Barito Utara, mencurahkan keluh kesah melalui media sosial.
Hal ini seperti diutarakan Jolew, warga Lemo. Dalam status di media sosialnya, iya menuliskan, bahwa kami masyarkat momohon dengan caleg-caleg yang ada di sekitar Barito Utara, menurunkan harga LPG bersubsidi 3 kg.
Statusnya ramai di koment warga. Namun sayang, malam hari di buat, status itu keesokan harinya di hapus pemiliknya.
Hal senada juga dismpaikan Imus, warga Muara Teweh. “Saya tak berharap apa-apa kepada caleg-caleg. Satu aja permintan turunkan harga gas elpiji,” timpalnya. (*)
Sumber : LPG Bersubsidi Mahal, DPRD Barut Minta Pemkab Lakukan Pasar Penyeimbang
Leave a comment