1TULAH.COM – Di zaman sekarang, mencari pekerjaan semakin mudah. Namun dibalik itu, terdapat potensi penipuan yang juga sama maraknya. Salah satunya yakni, lowongan kerja palsu.
Lowongan kerja palsu merupakan suatu lowongan kerja yang mengatasnamakan sebuah perusahaan atau organisasi yang sebenarnya tidak ada. Biasanya lowongan ini dibuat untuk menipu para pencari kerja dengan berbagai modus seperti meminta data priadi atau uang.
Hal ini tentu menjadi ancaman bagi para pencari kerja. Maka dari itu penting untuk mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu agar tidak tertipu.
Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu
Dilansir dari Blog.skillacademy.com, berikut ciri-ciri lowongan kerja palsu yang wajib diwaspadai setiap orang yang ingin mencari pekerjaan:
1. Gaji yang fantastis atau terlalu tinggi
Lowongan kerja palsu biasanya menawarkan gaji yang sangat tinggi, bahkan di luar batas kewajaran.
2. Persyaratan yang relatif mudah
Lowongan kerja palsu biasanya memiliki persyaratan yang sangat mudah, bahkan tidak masuk akal.
3. Alamat tempat kerja yang tidak jelas
Lowongan kerja palsu biasanya tidak mencantumkan alamat perusahaan/tempat kerja secara jelas, mudah diakses dan terbuka, atau bahkan alamat yang tidak ada.
4. Proses rekrutmen yang cepat
Lowongan kerja palsu biasanya memiliki proses rekrutmen yang sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan hari atau jam. Biasanya suatu lowongan kerja akan dibuka seluas-luasnya dan memiliki batasan waktu lebih lama.
Perekrutan yang dilakukan melalui media sosial. Lowongan kerja palsu biasanya dilakukan melalui media sosial, seperti WhatsApp, Telegram, atau Facebook. Saat ini kita sering menjumpai seseorang yang tiba-tiba diwawancarai untuk bekerja di suatu tempat.
Berikut beberapa tips untuk menyikapi lowongan kerja palsu agar tidak terjerat yang dikutip dari sumber tulisan di Jobstreet.co.id.
1. Selalu waspada
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya teliti terlebih dahulu lowongan kerja tersebut. Jangan tergiur dengan gaji yang tinggi atau persyaratan yang mudah.
2. Cari informasi tentang perusahaan
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya cari informasi tentang perusahaan yang menawarkan lowongan tersebut. Anda bisa mencari informasi tersebut di situs web perusahaan, media sosial, atau melalui orang yang mengenal perusahaan tersebut.
3. Jangan memberikan data pribadi
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya jangan memberikan data pribadi yang sensitif, seperti nomor rekening, kartu identitas, atau fotokopi KTP.
4. Laporkan ke pihak yang berwenang
Jika Anda menemukan lowongan kerja palsu, sebaiknya laporkan ke pihak yang berwenang, seperti kementerian tenaga kerja, kepolisian atau Disnakertrans di tingkat kabupaten/kota.
Sumber : Berikut Tips Agar Terhindar dari Lowongan Kerja Palsu
Leave a comment