1TULAH.COM, Muara Teweh- Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagrin Barito Utara terus mencari tahu penyebab sulitnya warga mendapatkan LPG bersubsidi 3 kg di Kota Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah.
“Beberapa hari sebelumnya sempat terjadi kekosongan stok di pangkalan karena kendala distribusi dari Banjarmasin, disebabkan Skidtank rusak. Tapi dua hari berjalan sudah normal. Kami terus mendapat laporan sejumlah pangkalan selalu antri orang yang membeli LPG bersubsidi. Saat ini kami juga terus mencari tahu apa kendala dan penyebabnya,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani kepada media ini, Jumat 08 Desember 2023, sore.
Dikatakannya, SPBE Hajak melaporkan, jika Kamis kemarin ada 3 truck didistribusi ke pangkalan. Sementara hari ini, Jumat ada sebanyak 8 truck, masing-masing isi 560 tabung, di bagi ke sejumlah pangkalan di dalam Kota Muara Teweh.
“Siang ini tadi kami pun sudah menggelar rapat internal, salah satunya membahas masalh LPG bersubsidi 3 kg. Keinginan kami mendekati natal dan tahun baru, warga harus mudah mendapatkan LPG bersubsidi. Kami terus menelusuri dimana kendalanya mengakibatkan warga selalu antri panjang di semua pangkalan,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, seminggu terakhir sejumlah pangkalan di dalam kota Muara Teweh tutup lantaran tidak ada stok LPB bersubsidi 3 kg. Usut punya usut penyebabnya lantaran distribusi angkutan (Skiptank,red) dari Banjarmasin mengalami kerusakan.
Akibat sempat tersendatnya pasokan LPG bersubsidi ke Muara Teweh. warg harus rela merogoh kocek membeli di kios eceran seharga Rp40.000 per tabung.
Hinga hari ini antrin panjang di sejumlah pangkalan masih terjadi. Warga juga meminta adanya pengawasan di pangkalan. Sebab kemarin terjadi insiden perkelahian antara warga dan pelangsir, berebut membeli LPB bersubsidi.(*)
Sumber : Disdagrin Barito Utara Cari Tahu Penyebab Sulitnya Mendapatkan LPG Bersubsidi 3 kg di Muara Teweh
Leave a comment