1TULAH.COM – You’re Losing Me merupakan salah satu lagu milik Taylor Swift yang termasuk dalam Single From The Vault yang akhirnya rilis pada 29 November 2023 . Single From The Vault merupakan istilah yang digunakan oleh Taylor Swift untuk merujuk pada lagu-lagu yang direkamnya untuk album-album sebelumnya, tetapi tidak atau belum dirilis.
Ia membagikan sebuah unggahan yang menyatakan bahwa dirinya telah merilis single yang termasuk dalam album Midnights (2022) di seluruh platform musik.
Taylor meungumkan hal itu menjadi tanda terima kasih kepada seluruh Swifties (sebutan untuk penggemarnya) yang telah mendengarkan musik dan menyaksikan The Eras Tour di tahun ini.
Hal tersebut juga bersamaan dengan terpilihnya Taylor Swift sebagai Top Global Artis 2023 di Spotify yang menambah catatan rekornya di tahun 2023.
Melalui akun X, Spotify memberikan ucapan selamat kepada Taylor Swift atas pencapaian yang luar biasa telah didapatkannya pada tahun ini. “Wildest Dreams come true… Congratulations Taylor Swift on Global Top Artist”, unggahnya.
Berikut 4 Fakta Menarik dari Lagu You’re Losing Me – Taylor Swift yang Terinspirasi dari Sang Mantan Kekasih:
1. Tidak Dirilis dalam Album Midnights pada 2022 Lalu
Pada tanggal 21 Oktober 2022 yang lalu, Taylor merilis album kesepuluh yang diberi nama Midnights. Album tersebut memiliki dua versi, Midnights dan Midnights 3 AM Edition.
Tetapi dalam kedua versi tersebut, tidak terdapat lagu You’re Losing Me, single ini dirilis pada tanggal 27 Mei 2023 sebagai bagian dari album “Midnights- The Late Night Tracks”. Awalnya lagu ini hanya dirilis dalam bentuk CD dan hanya tersedia secara eksklusif untuk dibeli dalam pertunjukan East Rutherford dari The Eras Tour.
2. Diduga Terinspirasi dari Sang Mantan Kekasih
Lagu You’re Losing Me dirilis usai kabar kandasnya hubungan Taylor Swift dengan British Actor Joe Alwyn beredar luas. Memiliki lirik yang menyayat hati serta keputusasaan dalam suatu hubungan dikaitkan para Swifties bahwa lagu ini diduga terinspirasi dari sang mantan kekasih yang telah bersama dengannya selama enam tahun.
Taylor Swift memutuskan untuk mengakhiri hubungan lamanya dengan Joe Alwyn yang telah berjalan selama enam tahun pada awal musim semi 2023.
Spekulasi Swifties muncul usai salah satu lirik di bridge yaitu “And I wouldn’t marry me either”, dikaitkan dengan keraguan Alwyn meminang Taylor ke jenjang pernikahan dan salah satu penyebab kandasnya hubungan mereka.
3. Memiliki Lirik yang Detail Tentang Rasa Sakit dan Keputusasaan
Lagu ini memiliki sarat emosi, yang mana Taylor Swift mengungkap terurainya hubungan yang pernah terjalin kuat.
Dibuka dengan gambaran yang sangat jelas tentang kesedihan dan kesendirian di dalam ruang yang dulu penuh dengan momen bersama dan cinta kedua sejoli.
Ketika memasuki pre-chorus masuk, Taylor Swift semakin mendalami dilema putus cinta yang memilukan. Haruskah dirinya membuang kenangan yang sudah dibangun dengan susah payah atau mempertahankannya, dengan keputusasaan berpegang pada harapan.
Pada verse kedua membawa para pendengar lagu Ypu’re Losing Me pada roller coaster emosional ketika Swift yang kesakitan menyadari hubungan itu memudar, tanpa garis hidup untuk menyelamatkan apa yang tertinggal.
4. Paralel dengan Beberapa Lagu Putus Cinta Swift Sebelumnya
Taylor Swift menggambarkan album Midnights sebagai album konsep yang terdiri dari detail-detail nyata dalam malam-malam tanpa tidur yang tersebar sepanjang hidupnya.
Lagu You’re Losing Me melanjutkan gaya itu, single dengan durasi empat menit ini penuh akan paralelisme lirik dan pengakuan emosional yang semakin menyentuh hati ketika dibandingkan dengan pengakuan, impresi dan elegi dalam beberapa album sebelumnya.
Leave a comment